Namun saat itu Bellingham bersikeras dirinya tidak melakukan tindakan kasar terhadap wasit yang menuduh mantan pemain muda Birmingham City itu mengatakan kepadanya “F*** you”.
Menurut pengakuan Bellingham, ia telah mengatakan: “f*** off” tetapi kata-kata itu ditujukan kepada dirinya sendiri sebagai rasa frustasi dan bukan kepada ofisial pertandingan.
“Saya kira wasit tidak mengerti bahasa Inggris Jude Bellingham. Dia mengatakan "f*** off", bukan "f*** you"... itu sangat berbeda,” bela manajer Madrid Carlo Ancelotti.
Masih harus dilihat apakah Madrid akan mengajukan banding dengan harapan dapat membatalkan kartu merah yang diterima Bellingham.
Jika tidak pemain berusia 21 tahun ini akan menjalani hukuman 12 pertandingan. Federasi sepakbola Spanyol mengatakan setiap pemain yang bersalah karena menghina, menyinggung atau berbicara kepada wasit utama, asisten, ofisial keempat, direktur atau otoritas olahraga dengan kata-kata atau sikap yang menyinggung akan dihukum dengan skorsing empat sampai 12 pertandingan.
Jika hukuman itu diberlakukan, maka Bellingham akan absen dalam pertandingan-pertandingan La Liga melawan Girona, Betis dan Rayo Vallecano, juga dalam pertandingan leg pertama babak semifinal Copa del Rey melawan Real Sociedad. Jika ia akan diperpanjang hingga 12 pertandingan penuh, Bellingham dipastikan tak lagi bermain disisa musim ini.
Bellingham yang jelas tidak mengharapkan hukuman lama dan harus berada di pinggir lapangan menulis di media sosialnya.
“Cukup sudah mengenai kesalahpahaman ini. Hanya ingin meminta maaf sekali lagi karena telah meninggalkan rekan-rekan setim saya dalam posisi yang sulit dan berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan dan pengertian mereka. Sampai jumpa pada hari Rabu di kendang” tulisnya.
Bellingham juga membela diri saat berbicara kepada media setelah pertandingan melawan Osasuna.
“Sudah jelas itu adalah sebuah kesalahan dan ada miskomunikasi. Saya ingat betul kejadian tersebut, namun saya juga telah melihat videonya dan video tersebut tidak sesuai dengan laporan,” paparnya.
“Tidak ada penghinaan. Anda dapat melihat dengan jelas dalam video. Saya ingat kejadian itu dengan sangat baik. Itu adalah ekspresi kepada diri saya sendiri yang tidak ditujukan kepada wasit. Tapi jelas ada kesalahpahaman tentang apa yang dia yakini saya katakan kepadanya. Itu sama sekali bukan sebuah penghinaan,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur