Juara dunia bersama Canarinha, julukan timnas Brasil, itu mengeluhkan perlakuan yang diterimanya dan rekan senegaranya dari tim asal Kota Catalan.
Dalam kasusnya, ia mengatakan sudah menjalani musim yang spektakuler dan setuju untuk memperbarui kontraknya dengan manajemen klub, tetapi lima hari kemudian perwakilan klub mengatakan kepadanya tidak mungkin melanjutkan kerjasama dan mereka akhirnya memindahkannya ke Inter Milan. " Itu seperti sebuah pukulan yang mendarat di perut, padahal saya mencintai kota itu," kata pengusaha berusia 48 tahun itu.
Ronaldo sudah berbicara terbuka dalam sebuah wawancara dengan Globo Esporte Romário sendiri yang bermain untuk Barcelona beberapa tahun sebelumnya juga menyebut meninggalkan klub tersebut dalam tidak baik-baik saja bahkan bermasalah.
Rivaldo pergi karena perkelahian. Ronaldinho pergi karena perkelahian, Neymar pergi karena perkelahian. “Lihatlah kisah yang diciptakan Barcelona dengan begitu banyak pemain Brasil yang sukses, tetapi pada akhirnya hubungan itu memburuk dan berakhir sangat buruk," ungkapnya.
Saat ditanya apakah Barcelona saat ini sedang mengalami manajemen yang buruk, Ronaldo mengelak dan hanya mengatakan pada momen-momen penting tertentu, klub telah mengambil keputusan yang tidak diduga oleh mayoritas penggemar.
Ronaldo Nazário tiba di FC Barcelona pada tahun 1996 dari klub Belanda PSV , tetapi setahun kemudian ia pindah ke Inter Milan, meskipun ia memiliki statistik gol yang sangat baik di klub yang melahirkan Bintang Lionel Messi itu.
Pada tahun 2002, setelah memenangkan Piala Dunia di Korea dan Jepang, ia menandatangani kontrak dengan Real Madrid , rival terbesar Barça dan menjadi satu diantara anggota tim yang disebut Galácticos, yang juga mencakup Luis Figo, Roberto Carlos, Raúl, Zinedine Zidane, dan David Beckham.
Editor: Aspian Nur