Dalam perjalannya, Kluivert nantinya akan dibantu oleh sejumlah asisten pelatih dari Belanda seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat serta dua asisten pelatih yang berasal dari Indonesia.
“Akan ada dua pelatih lokal Indonesia yang menjadi asisten pelatih,” tulis pihak PSSI.
Pada masanya, Kluivert dikenal sebagai striker terbaik Belanda dan bermain untuk sejumlah klub top Eropa, seperti Ajax Amsterdam, AC Milan, Barcelona, Valencia, Newcastle United, PSV Eindhoven, dan Lille.
Setelah pensiun sebagai pemain pada tahun 2008, ia langsung memulai karier sebagai asisten pelatih di AZ Alkmaar, NEC Nijmegen, dan Brisbane Roar. Selanjutnya, menjabat sebagai pelatih Jong Twente dan berhasil meraih gelar juara.
Kluivert juga pernah menjadi asisten pelatih Louis van Gaal di tim nasional Belanda yang meraih peringkat ketiga pada Piala Dunia FIFA 2014 di Brasil.
Pada tahun 2015, Kluivert ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional Curaçao untuk kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 dan kualifikasi Piala Karibia 2017.
Pengalaman lainnya termasuk menjabat sebagai direktur olahraga di Paris Saint-Germain dan akademi Barcelona, melatih tim Ajax A1 (U-19) serta menjadi asisten Clarence Seedorf di tim nasional Kamerun.
Sebelum ke Indonesia, dia menjadi pelatih klub Turki, Adana Demirspor. Selain itu, Kluivert juga pernah menjabat sebagai direktur akademi FC Barcelona.
Kluivert direncanakan akan datang ke Indonesia pada Sabtu (11/1) mendatang dan keesokan harinya langsung dikenalkan secara resmi ke publik.
Debut kepelatihannya akan dimulai ketika Indonesia melawan Australia di Sydney Football Stadium pada 20 Maret dan Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta tanggal 25 Maret mendatang di lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 grup C zona Asia.
Editor: Erwin