“Menurut saya itu (degradasi) mungkin terjadi dan kami harus jujur pada fans. Kami harus mengubah sesuatu, tapi musim ini akan sulit bagi semua orang. Ini bisa membuat kami lebih kuat, tapi kami harus berjuang,” beber Amorim dikutip dari Antaranews, Rabu (1/1/2025).
Kondisi Manchester United saat ini tengah menghadapi masa-masa sulit lantaran terus mengalami kekalahan beruntun di Liga Inggris dalam beberapa laga terakhir.
“Ini benar-benar sulit. Salah satu momen terburuk sepanjang sejarah klub kami, dan kami harus menerima itu. Lagi-lagi kalah di hadapan pendukung sendiri.” akunya.
Manchester United belum pernah turun divisi semenjak promosi ke Divisi Satu Liga Inggris 1975/1976, tetapi kini mereka hanya berjarak tujuh poin dari zona degradasi setelah paruh musim ini.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih The Red Devils, Amorin telah menelan enam kekalahan dalam 11 pertandingan di semua kompetisi semenjak menggantikan Erik ten Hag yang dipecat pada November.
Amorin beralasan bahwa masalah utama terletak pada minimnya waktu latihan akibat padatnya jadwal laga.
“Saat ini sulit sekali bisa memperbaiki hasil karena kami tak punya banyak waktu untuk melatih fondasi gaya bermain kami. Di situasi-situasi yang buruk, Anda tentu memerlukan fondasi itu untuk dijadikan pegangan,” jelasnya.
Manchester United kini terpuruk di peringkat 14 di klasemen Liga Inggris dengan perolehan 22 poin dari 19 kali main. Posisi ini hanya berjarak 7 poin dari Ipswich Town yang ada di posisi ke-18 klasemen Liga Inggris alias zona merah.
Selanjutnya, Andre Onana dan kawan-kawan akan bermain away menghadapi pemuncak klasemen, Liverpool di Anfield pada (5/1/2025).
Editor: Erwin