Sementara itu, Lazio tertahan di posisi keempat dengan raihan 35 poin.
Dikutip dari Antaranews, Lazio bermain lebih terbuka dan tampil mengancam pertahanan Atalanta lewat serangan dari lini tengah.
Pada menit ke-11, Lazio hampir saja unggul lewat tendangan Matteo Guendouzi, namun mistar gawang menghalangi peluang tersebut. Lazio akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-27, ketika Fisayo Dele-Bashiru melepaskan tembakan voli setelah menerima umpan matang dari Nicolo Rovella.
Atalanta kemudian meningkatkan intensitas serangan mereka, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, Atalanta tampil lebih mendominasi, sementara Lazio memilih bertahan dengan garis pertahanan yang lebih rendah. Pada 30 menit pertama babak kedua, Atalanta menguasai pertandingan dengan 66 persen penguasaan bola dan menciptakan sembilan peluang, meskipun tidak ada satupun yang tepat sasaran. Sebaliknya, Lazio hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran.
Pada menit ke-76, Ademola Lookman mencoba peruntungan dengan sundulan terukur ke pojok gawang, namun bola berhasil diblokir pemain bertahan Lazio. Pemain Atalanta sempat mengklaim bahwa bola sudah melewati garis gawang, namun wasit memutuskan bahwa tidak ada gol, dan tidak ada tinjauan VAR dalam insiden tersebut.
Terus menggempur pertahanan Lazio, Atalanta akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-88. Berawal dari umpan terukur Nicolo Zaniolo, Lookman yang lolos dari jebakan offside kemudian memberikan umpan silang yang disambut dengan sempurna oleh Marco Brescianini untuk mencetak gol penyeimbang.
Skor 1-1 bertahan hingga babak kedua usai, dan hasil imbang ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Atalanta di Serie A menjadi 13 pertandingan, dengan 11 kemenangan dan 2 hasil imbang.
Editor: Erwin