Sang penyerang, yang telah diskors sementara oleh FA menyusul hasil positif tersebut, membantah telah menggunakan zat terlarang. Chelsea mengatakan mereka akan bekerja untuk menentukan apa yang menyebabkan kegagalan tes tersebut.
"Ini sangat mengejutkan karena saya tidak pernah secara sadar menggunakan zat terlarang atau melanggar aturan apa pun dan saya bekerja sama dengan tim saya untuk menyelidiki bagaimana hal ini bisa terjadi," tulis Mudryk di media sosial Instagram. "Saya tahu saya tidak melakukan kesalahan apapun dan tetap berharap segera kembali ke lapangan," harapnya.
Dibawah pedoman FA, pemain dapat diskors sementara dari sepak bola menyusul tes narkoba yang positif. FA menolak untuk mengomentari skorsing Mudryk atau kapan tes yang gagal dilakukan.
Pemain yang terbukti dengan sengaja menggunakan zat terlarang dapat dilarang hingga empat tahun di bawah pedoman FIFA.
Mudryk terakhir kali bermain untuk Chelsea pada 28 November dan telah absen dalam lima pertandingan terakhir disemua kompetisi. Dia masuk dalam skuat pertandingan untuk kemenangan the Blues melawan Aston Villa pada 1 Desember, tetapi tidak dimainkan.
Pelatih Chelsea Enzo Maresca telah mengatakan secara terbuka absennya Mudryk karena sakit. Mudryk, yang didatangkan dari klub Ukraina Shakhtar Donetsk dalam kesepakatan senilai hingga 89 juta poundsterling pada tahun 2023, telah mencetak 10 gol dalam 73 penampilan untuk Chelsea. Asosiasi Pesepakbola Profesional diperkirakan akan menghubungi Mudryk untuk memberikan dukungan.
Masih belum jelas apa hasil jangka panjang yang akan didapat oleh sang pemain sayap saat FA menjalani proses hukum.
Editor: Aspian Nur