Berstatus sebagai juara bertahan ajang ini pada musim 2023/2024 lalu, Los Blancos tersentak lewat gol pembuka tim tamu yang dicetak Malick Thiaw menit 12. Meski sempat disamakan Vinicius Junior menit 23 lewat sepakan penalty, nyatanya tim tuan rumah tak mampu menahan serangan balik cepat dari Rosonerri yang berhasil mencetak dua gol tambahan menit 39 lewat sontekan Alvaro Morata dan tendangan keras Nyong Ambon, pemain yang dikabarkan siap bergabung dengan timnas Indonesia, Tijjani Reijnders menit 73.
Dianulirnya gol Antonio Rudiger dan kehebatan kiper AC Milan Mike Maignan membuat Lucas Vasquez dkk frustasi. Tidak ada aksi heroik Madrid saat menghadapi tim asal Italia tersebut.
Kekalahan itu membuat raksasa Spanyol itu mendekam di peringkat 17 klasemen sementara fase grup Liga Champions, menjelang laga tandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool pada pertandingan berikutnya 28 November akhir bulan nanti. “Kami sedang mengalami periode dimana lawan-lawan kami sering menghukum kami dan kami harus terus bekerja agar hal ini tidak terulang lagi,” ujar Lucas Vazquez kepada Movistar.
Madrid pun sudah kebobolan sembilan gol dalam tiga laga kandang terakhir. “Jelas itu adalah angka yang sangat buruk, saya pikir bertahan dan menyerang adalah hal yang kolektif,” tegas Vasquez. “Kami harus tetap menegakkan kepala, terus bekerja, ini sangat panjang dan Madrid akan berjuang sampai akhir,” ucapnya.
Sementara AC Milan yang diasuh pelatih Paulo Fonseca masih berada dibawah Madrid, urutan 18 dengan 6 poin dari empat laga yang sudah mereka mainkan.
Diketahui pada format baru Liga Champions ini, tim yang finis di posisi delapan besar secara otomatis lolos ke babak 16 besar, sementara tim yang finis di posisi sembilan hingga 24 harus bertanding dalam play-off untuk mendapatkan tempat di babak berikutnya.
“Para pemain datang ke sini dengan keberanian, mereka tidak memiliki rasa takut. Di babak pertama kami menciptakan banyak peluang dan di babak kedua kami berada dalam posisi tertinggal, tetapi kami berjuang bersama. Kami memang pantas untuk menang,” ujar Fonseca, pelatih asal Portugal itu.
Editor: Aspian Nur