Yamal memberikan assist untuk gol Dani Olmo menit ke-12. Pemain muda berbakat lainnya, Marc Casado, kemudian memberikan umpan yang sama bagusnya di belakang pertahanan Espanyol 11 menit kemudian, dengan kapten Raphinha mengatur waktu dengan sempurna untuk menceploskan bola ke dalam gawang menit 23.
Secara defensif, garis pertahanan Barca yang sangat tinggi sekali lagi membuat pertandingan menjadi menarik, dengan Espanyol memiliki dua gol yang dianulir karena keputusan offside yang tipis.
Bek sayap Omar el Hilali memberikan umpan kepada Jofre Carreras dan menjadi gol namun dianulir VAR. Beberapa saat kemudian, Olmo mencetak gol kedua dengan tendangan keras dari tepi kotak penalti menit 31 untuk membawa Barca unggul 3-0.
Di awal babak kedua, upaya Alvaro Tejero untuk tim tamu juga dianulir setelah keputusan offside. Gol Espanyol tercipta menit 63 saat kapten Javi Puado melakukan tendangan ke tiang jauh 18 menit setelah jeda untuk memperkecil ketertinggalan dan skor tak berubah hingga bubaran.
Espanyol tampil lebih baik saat Barcelona tampil buruk, namun tim yang berada di peringkat empat klasemen ini tetap menjadi yang terbaik di sepanjang pertandingan saat catatan buruk derbi mereka terus berlanjut.
Mereka kini telah menjalani 27 derbi beruntun tanpa kemenangan atas Barcelona dan telah kalah dalam enam dari tujuh pertandingan terakhir mereka di La Liga.
Sementara Barca telah memenangkan 11 dari 12 pertandingan liga di bawah asuhan pelatih asal Jerman Hansi Flick sejak kekalahan terakhir mereka di Osasuna pada akhir September. Blaugrana memenangkan enam pertandingan beruntun di semua kompetisi mencetak 24 gol dalam prosesnya.
Mereka akan mengunjungi Red Star Belgrade di Liga Champions tiga hari lagi dan akan berusaha untuk mempertahankan performa yang luar biasa ini.
“Saya mengatakan kepada tim mereka sudah melakukan pekerjaan dengan baik sejauh ini dan kami membutuhkan penampilan yang lebih baik tengah pekan nanti,” kata Flick.
“Laga derby selalu rumit. Di babak pertama tim menunjukkan level yang hebat dan di babak kedua kami tidak bermain seperti biasanya. Kami kehilangan banyak bola dan itulah salah satu alasan mengapa Espanyol mampu menyamakan kedudukan,” paparnya.
“Kami harus memperbaiki hal itu... Tetapi yang terpenting adalah kemenangan dan saya akan menyoroti konsentrasi semua pemain,” ujar Flick.
Espanyol, yang berada di posisi ke-17 dan satu poin di atas zona degradasi, belum pernah mengalahkan Barcelona dalam 27 pertandingan La Liga, namun mereka tampil lebih baik pada babak kedua dan pelatih Manolo Gonzalez mengatakan team talk pada babak pertama telah berhasil.
“Kami adalah Espanyol. Kami tidak boleh pergi dari sini dengan terlihat konyol karena hal itu akan membuat saya meledak di dalam. Mendengar nyanyian tentang terdegradasi ke divisi dua membuat saya meledak, itu membuat saya terbakar di dalam, itu membuat saya kesal,” ujar Manolo.
“Saya tidak puas. Kami bertanding di level yang bagus selama 45 menit. Semua orang mengharapkan kami kalah dengan delapan (gol). Anda harus menyadari bahwa jika kami bertanding dengan baik selama 90 menit, kami mungkin akan kalah, tetapi ceritanya akan berbeda,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur