Bek Red Devils Casemiro memulai pesta dengan gol menit 15, digandakan Alejandro Garnacho menit 28. Penampilan tuan rumah tidaklah sempurna, saat kelemahan lini pertahanan mereka kembali terjadi dan membuat Bilal El Khannouss mempertipis ketertinggalan menit 33. Bruno Fernandes mencetak gol ketiga United menit 36 namun Leicester City kembali memperkecil kedudukan menit 48 lewat gol Conor Coady.
Namun di depan Sir Alex Ferguson yang kembali ke Old Trafford untuk pertama kalinya sejak diberitahu ia akan dicopot dari jabatannya sebagai duta besar dan para petinggi United yang akan menggantikan Ten Hag dengan bos Sporting, Ruben Amorim, tuan rumah selalu memiliki elemen kontrol. Fernandes menambahkan gol kelima di menit ke-59 saat dia memanfaatkan umpan backpass dari Caleb Okoli yang kurang tepat. Kemenangan ini membuat United akan menghadapi Tottenham di perempat final 16 Desember mendatang.
Usai laga, Nistelrooy terlihat berjalan dengan penuh semangat menuju lingkaran tengah, menjabat tangan para ofisial, memeluk para pemainnya dan berpelukan mesra dengan sang pencetak dua gol, Casemiro. Kemudian ia menuju ke Stretford End, di mana dua dekade lalu, Van Nistelrooy merayakan begitu banyak dari 150 golnya untuk klub itu kala masih jadi pemain.
Saat berjalan, ia menoleh untuk melihat ke seluruh penjuru stadion. Namun, begitu berada di depan tribun tua yang terkenal itu, Van Nistelrooy mengangkat kedua tinjunya dengan penuh sukacita. Dia telah memenuhi permintaannya sebelum pertandingan.
“Kami ingin mendapatkan banyak bola, menyerang dan mencoba memberikan malam yang menyenangkan bagi para penggemar,” ujarnya kepada Sky Sports
United tidak pernah mencetak empat gol di babak pertama di bawah asuhan Ten Hag, seperti yang mereka lakukan saat melawan Leicester. Namun Van Nistelrooy cukup jujur untuk mengakui mereka telah menciptakan lebih banyak peluang yang lebih baik di Crystal Palace, Fenerbahce dan West Ham musim ini, dan tidak memenangkan satu pun dari laga-laga tersebut.
Bos Leicester, Steve Cooper, mengatakan dia terkejut dengan atmosfer di dalam Old Trafford. “Itu tidak seperti yang kami harapkan. Sama sekali tidak mengintimidasi. Sangat menyenangkan untuk bermain di dalamnya,” ujar Cooper.
Editor: Aspian Nur