Iniesta memiliki 131 caps untuk negaranya, mencetak gol kemenangan di final Piala Dunia FIFA 2010 dan memenangkan Piala Eropa pada tahun 2008 dan 2012.
Berbicara dalam sebuah acara di Barcelona, Iniesta yang terlihat emosional mengatakan ia berencana untuk terjun ke dunia kepelatihan setelah tak lagi jadi pemain. “Berada di atas lapangan sudah berakhir,” katanya. “Saya tidak bisa menjauh dari sepak bola, ini adalah hidup saya dan akan terus menjadi hidup saya. Semua air mata yang telah kami teteskan akhir-akhir ini adalah air mata haru, air mata kebanggaan. Itu bukan air mata kesedihan,” ucap Iniesta melansir dari bbc.com Rabu (9/10/2024) pagi ini.
“Ini adalah air mata seorang anak laki-laki dari kota kecil seperti Fuentealbilla, yang memiliki mimpi untuk menjadi seorang pemain sepak bola dan kami mencapainya setelah melalui kerja keras, pengorbanan, pantang menyerah, nilai-nilai yang sangat penting dalam hidup saya,” ungkapnya.
Iniesta menghabiskan sebagian besar kariernya selama 22 tahun di Barcelona setelah lulus dari akademi La Masia milik klub, debut seniornya pada tahun 2002 dan kemudian memenangkan 29 penghargaan, termasuk sembilan gelar La Liga dan empat mahkota Liga Champions.
Satu diantara golnya yang paling berkesan adalah gol penyeimbang spektakuler di menit-menit akhir untuk menyingkirkan Chelsea di semifinal Liga Champions 2009 dan Barcelona kemudian mengalahkan Manchester United di final.
Pada tahun 2018, Iniesta bergabung dengan klub Jepang Vissel Kobe sebelum pindah ke Uni Emirat Arab pada tahun 2023 untuk bermain di tim Liga Pro Uni Emirat Arab, Emirates.
Iniesta jadi runner-up peraih gelar Ballon d'Or 2010 dan masuk dalam FIFA FIFpro World 11 selama sembilan tahun berturut-turut antara 2009 dan 2017.
Iniesta mengungkapkan ia sempat berjuang melawan depresi sesaat sebelum Piala Dunia 2010 setelah kematian temannya, gelandang Espanyol Dani Jarque. “Ada saat di mana bulan-bulan terasa gelap, setelah teman saya Dani Jarque meninggal pada tahun 2009, tetapi itu berakhir dengan momen yang benar-benar ajaib - saya mencetak gol kemenangan untuk Spanyol di final Piala Dunia 2010,” ucapnya.
“Itulah yang akan saya sampaikan kepada semua orang yang sedang berjuang saat ini, momen terburuk dalam hidup Anda dapat diikuti oleh momen terpenting dalam hidup Anda,” imbuhnya
Lionel Messi pun memberikan penghormatan kepada mantan rekan setimnya di Barcelona di media sosial. “Satu diantara rekan setim yang paling ajaib dan salah satu yang paling saya nikmati saat bermain bersama,” ujar penyerang Inter Miami itu. “Andres Iniesta, bola akan merindukanmu dan kami juga. Saya mendoakan yang terbaik untukmu, kamu adalah sebuah fenomena,” ucapnya lagi.
Editor: Aspian Nur