Pada pertandingan ini, kapten Kolombia James Rodríguez jadi bintang pertandingan. Yerson Mosquera membuka skor di menit ke-25 assist dari James. Setelah sempat disamakan Argentina menit ke-48 lewat Nico Gonzalez yang memanfaatkan kesalahan pertahanan dari Kolombia, James Rodríguez mencetak gol penentu menit ke-60 via penalty yang diberikan setelah tinjauan video atau VAR, memastikan kemenangan tuan rumah di Metropolitano Stadium.
Argentina meski kalah namun masih memimpin klasemen dengan 18 poin hasil dua kekalahan dan 6 kali menang, unggul dua poin dari Kolombia di posisi kedua dengan 16 poin.
Di laga lain, Bolivia mengalahkan Chile 2-1 di Santiago dan Ekuador mengalahkan Peru 1-0. Bolivia menempati posisi 7 meraih 9 angka, sementara Ekuador urutan 4 dengan 11 poin. Enam tim teratas dalam kualifikasi Amerika Selatan akan mendapatkan tempat otomatis di Piala Dunia 2026.
Diketahui Argentina, mengangkat trofi Copa America 2024 setelah kemenangan 1-0 melalui perpanjangan waktu atas Kolombia pada bulan Juli lalu. Kolombia, yang belum pernah menang atas Argentina sejak 2019 saati ini masih belum terkalahkan di kualifikasi Piala Dunia 2026 Amerika Selatan.
Ini menjadi kekalahan kedua Albiceleste di kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Argentina keok lawan Uruguay. Bagi James Rodríguez, pemain berusia 33 tahun itu menyamai rekor Carlos Valderrama dengan 11 asis dalam kualifikasi Piala Dunia Amerika Selatan.
"Saya merasa sangat bangga, tapi yang terpenting adalah kemenangan. Kami memainkan pertandingan yang luar biasa dan menurut saya kemenangan ini adil," kata James Rodriguez, mantan pemain Porto, Monaco, dan Real Madrid itu. “Kami memainkan pertandingan yang luar biasa dan saya pikir kemenangan ini adil,” imbuhnya.
James menyamai Radamel Falcao (13 gol) sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Kolombia di Kualifikasi, melewati Valderrama (10) untuk catatan assist dan hanya kalah dari Luis Suárez (13), Alexis Sánchez (15) dan Neymar (19).
Tapi masih ada lagi. Dengan golnya melawan Argentina, dia bisa membanggakan dirinya karena telah mencetak gol melawan semua tim CONMEBOL. Albiceleste adalah satu-satunya yang belum mencetak gol kebobolan. "Ada pertama kalinya untuk segala sesuatu," canda James.
"Kami harus memberikan segalanya di setiap pertandingan dan di setiap turnamen. Biasakan bermain di final. Kemenangan melawan tim yang baru saja memenangkan segalanya terasa lebih baik," pungkasnya.
Sementara itu ada catatan negative Argentina usai kekalahan ini. Kiper Emiliano “Dibu Martínez melakukan sikap buruk terhadap juru kamera. Seorang juru kamera memutuskan untuk fokus padanya ketika dia meninggalkan lapangan permainan, yang telah memicu reaksi agresif dari kiper peraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia Qatar 2022 dan terpilih sebagai penjaga gawang terbaik di dunia pada tahun 2023.
Martinez terlihat marah dan memukul kamera yang mengarah kepada dirinya. Tindakan itu menambah daftar tindakan kontroversial yang dilakukan sang penjaga gawang, seperti gesturnya saat menerima penghargaan sebagai penjaga gawang terbaik di Qatar, atau provokasi kepada penendang penalti yang ia hadapi dalam beberapa tahun terakhir, yang membuatnya harus membayar kerugian hingga peringatan di Liga Konferensi terakhir.
Sekali lagi, satu-satunya penjaga gawang yang terpilih di antara 30 nominasi Ballon d'Or 2024 itu bakal jadi sasaran komentar negative karena tindakan yang tidak ada hubungannya dengan penampilannya di bawah mistar gawang.
Editor: Aspian Nur