Pelatih Madrid Carlo Ancelotti menurunkan tim yang sama saat mengalahkan Atalanta, dengan Rodrygo, Vinicius Junior dan Mbappe di lini depan. Rodrygo membawa Madrid unggul atas Mallorca 13 menit sebelum pertandingan dimulai, tetapi tuan rumah menyamakan kedudukan melalui gol Vedat Muriqi dimenit ke 53.
Pemain bertahan Madrid Ferland Mendy diusir dari lapangan pada waktu tambahan babak kedua karena melakukan pelanggaran keras terhadap Muriqi.
Rafael Nadal, yang berasal dari pulau Mallorca, termasuk di antara mereka yang menyaksikan pertandingan di Stadion Son Moix.
Bagi Mbappe, ini pertama kalinya bagi kapten timnas Prancis situ bermain diluar negara sendiri setelah memulai kariernya bersama Monaco dan memperkuat Paris Saint-Germain (PSG). Carlo Ancelotti mengkritik timnya atas hasil imbang ini.
Ancelotti mengatakan bahwa para pemainnya kurang fokus setelah unggul lebih dulu melalui Rodrygo “Saya tidak senang. Saya pikir kami seharusnya bisa bermain lebih baik lagi,” ujar Ancelotti.
“Kami harus lebih berkonsentrasi, bekerja lebih baik sebagai sebuah tim. Ini bukan masalah kebugaran, ini masalah mental. Saya tidak ingin mencari-cari alasan. Kami harus tampil lebih baik dan menunjukkan lebih banyak sikap. Kami dapat belajar banyak dari pertandingan ini, ini adalah pertandingan di mana Anda dapat melihat dengan jelas di mana kami dapat mengalami masalah,” tegasnya.
Ancelotti secara khusus mengkritik lini pertahanan timnya, dengan mengatakan ia membutuhkan penampilan yang lebih disiplin karena sistem yang dimainkan dengan empat pemain menyerang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Jr, Rodrygo dan Jude Bellingham di lini depan.
Real bisa saja dengan mudah kalah karena kesalahan-kesalahan mereka sendiri dan mendesak para pemainnya untuk belajar dari kesalahan-kesalahan pada hari Sabtu.
“Kami memulai pertandingan dengan baik, kami memimpin dan memiliki peluang untuk mencetak gol kedua, tetapi di babak kedua kami kehilangan keseimbangan,” ujar Ancelotti.
“Ini adalah masalah bagi semua orang, bukan hanya para penyerang, gelandang atau pemain bertahan. Ini adalah masalah dari sebuah tim yang tidak memahami bahwa ini adalah aspek kunci dari pertandingan,” tuntasnya.
Editor: Aspian Nur