Melansir dari Marca.com pagi ini, laga harus ditunda 30 menit yang seharusnya digelar pukul 08.00 WITA dan penundaan bisa lebih lama mengingat jumlah penonton terus bertambah, terutama pendukung kedua negara.
Penonton berebut masuk ke Hard Rock Stadium membuat suasana kisruh dan polisi harus turun tangan bahkan menangkap beberapa fans yang berusaha masuk tanpa tiket.
Beberapa penonton yang berdesak-desakan di pintu masuk area stadion ada yang pingsan dan terluka sehingga harus dirawat. Banyak diantara mereka yang tergeletak di lantai dan menangis karena kekacauan yang terjadi jelang laga yang akan dipimpin wasit asal Brazil Raphael Claus ini.
Baik Argentina maupun Kolombia sendiri sudah mengumumkan pemain yang akan tampil pada partai puncak ini. Néstor Lorenzo sebagai pelatih Kolombia memasang Vargas; Santiago Arias, Sánchez, Cuesta, Mojica; Ríos, Jefferson Lerma, Jhon Arias, James Rodríguez, Luis Díaz dan Jhon Córdoba, sementara Argentina yang ditangani pelatih Lionel Scaloni diperkuat Emiliano Martínez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martínez, Nicolás Tagliafico; Rodrigo ce Paul, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julián Álvarez dan Ángel di María.
Khusus untuk di Maria ini adalah pertandingan terakhirnya bersama Argentina karena sudah menyatakan pensiun dan sudah memainkan 145 laga bersama Albiceleste.
Argentina dan Kolombia bertemu di semifinal Copa América 2021, dengan Albiceleste menang melalui adu penalti. Pada tahun 2019, di babak penyisihan grup, Kolombia menang 0-2. Pada tahun 2015, kedua tim bertemu di perempat final dan Argentina juga menang melalui adu penalti. Bagi kapten Argentina Lionel Messi, ini akan menjadi final kesepuluhnya bersama negaranya.
Argentina difavoritkan untuk memenangi gelar Copa America 2024. Tim asuhan Lionel Scaloni bercita-cita meraih Triple Crown (Copa América, Piala Dunia dan Copa América), sedangkan Leo Messi bisa mencapai rekor dalam rekornya, karena ia akan menambah gelarnya yang ke-45.
Editor: Aspian Nur