Disaat Spanyol begitu digdaya dengan lesakan gol demi gol yang mereka ciptakan sejak fase penyisihan grup dan jadi pemuncak klasemen, Prancis justru lolos dengan status runner up dan hanya mencetak tiga gol di penyisihan grup dengan sisanya menang lewat adu tendangan penalty.
Wajar kalau penampilan Les Blues pun mendapat sorotan dan tak diunggulkan pada semi final nanti. Pelatih Didier Deschamps pun meminta mereka yang bosan dengan gaya permainan anak asuhnya lebih baik tidak usah menonton saat mereka bertanding. "Jika Anda bosan, tontonlah pertandingan lain, Anda tidak perlu menonton kami, tidak apa-apa,” ujar Deschamps kepada wartawan jelang pertandingan.
"Mungkin ini tidak sama seperti di masa lalu, tetapi kami memiliki kemampuan untuk memicu emosi dan membuat banyak pria dan wanita Prancis senang dengan hasil kami, terutama setelah periode yang sulit di negara kami," imbuhnya.
Kunci dari minimnya gol yang dicetak Prancis adalah penampilan mengecewakan dari penyerang Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann.
Mbappe telah berjuang sejak harus mengenakan masker setelah mengalami patah hidung saat Prancis menang 1-0 atas Austria. Sang penyerang, yang musim panas ini bergabung dengan Real Madrid dari Paris St-Germain, mencetak delapan dari 16 gol Prancis di Piala Dunia di Qatar dua tahun lalu saat mereka mencapai final dan dikalahkan Argentina.
Meskipun baru mencetak satu gol, Mbappe kemungkinan besar akan tampil sebagai starter saat menghadapi Spanyol. "Kami yakin Kylian berada dalam kondisi yang tepat, seperti halnya semua pemain kami," tambah Deschamps.
Striker Atletico Madrid, Griezmann, belum mencetak gol, namun rekan setimnya, Adrien Rabiot, mengatakan semua pemain mendukungnya. "Saya pikir semua orang terkejut karena kami tahu apa yang bisa dilakukan Antoine," kata Rabiot. "Kami melihat apa yang dia lakukan di Piala Dunia, di mana dia berada di puncak kekuatannya sebagai pemain. Saya tidak tahu alasannya. Kami memiliki ekspektasi tinggi terhadap Antoine dan kami berharap banyak karena dia mampu,” paparnya.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menepis anggapan Prancis membosankan dengan mengatakan bahwa pada tahap ini, yang terpenting adalah hasil. "Kami semua mencoba untuk membangun rencana permainan yang akan membantu Anda menang," ujar La Fuente. "Spanyol adalah tim yang menarik perhatian, saya tidak akan menyangkal hal itu, itu adalah DNA kami, tetapi pada akhirnya, ini adalah tentang kemenangan. Kami ingin bermain, tetapi kami ingin menjadi praktis,” imbuhnya.
"Cara kami untuk mendapatkan hasil adalah dengan mencoba tampil menarik. Namun pada tahap ini, hasil yang terpenting karena pada akhirnya pekerjaan Anda akan dinilai dan dievaluasi,” sebut La Fuente lagi.
Spanyol adalah pencetak gol terbanyak di Euro 2024 dengan 11 gol dari lima pertandingan, memenangkan kelima pertandingan yang mereka hadapi. Mereka juga memiliki dua pemain muda yang paling menarik di turnamen ini, yaitu Lamine Yamal dan Nico Williams.
Pemain bertahan Chelsea, Marc Cucurella, tampil sangat mengesankan untuk Spanyol di Kejuaraan Eropa kali ini dan ia akan menjadi kunci untuk memastikan lini depan Perancis kembali dibuat frustasi. "Kami adalah sekelompok pemain yang memberikan segalanya untuk rekan setim kami dan itulah salah satu rahasianya," ujar Cucurella.
"Kami mungkin tidak memiliki superstar, tetapi sebagai sebuah tim kami bagus, kami bermain dengan baik dan saya harap kami tetap seperti itu," tegas pemain berambut kribo itu.
Spanyol tidak diperkuat oleh duo pemain yang terkena skorsing, Dani Carvajal dan Robin le Normand pada laga nanti sementara gelandang Pedri harus absen di sisa turnamen karena cedera lutut. Dani Olmo atau Merino, yang mencetak gol saat Spanyol menyingkirkan Jerman di perempat final, kemungkinan akan menggantikan Pedri.
Sementara itu, Perancis, menyambut kembali Rabiot dari skorsing. Selain itu, Les Bleus tidak memiliki pemain yang terkena skorsing atau masalah cedera.
Perkiraan Susunan Pemain
SPANYOL: Simon: Navas, Nacho, Laporte, Cucurella; Olmo, Rodri, Ruiz: Yamal, Morata, Williams
PRANCIS : Maignan; Kounde, Saliba, Upamecano, Hernandez; Kante, Tchouameni, Rabiot; Griezmann; Kolo Muani, Mbappe
Editor: Aspian Nur