Ini merupakan pertandingan yang paling dinanti-nantikan dalam perhelatan Piala Eropa 2024 karena mempertemukan tim tuan rumah yang sedang bangkit melawan tim dengan performa terbaiknya di Euro 2024 dan memang pertandingan ini memenuhi ekspektasi.
Dimainkan dengan penuh agresi, ketegangan dan drama, pertandingan ini hampir tidak membuat para penonton yang menyaksikannya berhenti bernafas sejak Dani Olmo membawa Spanyol unggul enam menit memasuki babak kedua.
Dani Olmo sendiri masuk sebagai pengganti setelah Pedri mengalami cedera akibat beberapa kali dijegal Toni Kroos yang pada pertandingan ini bermain agresif dan membuatnya mendapat kartu kuning.
Gol Olmi tercipta lewas umpan silang dari pemain berusia 16 tahun Lamine Yamal yang jadi assist ketiganya di Euro. Jerman berhasil menyamakan kedudukan di menit akhir waktu normal ketika Florian Wirtz melepaskan tendangan keras yang membentur tiang gawang dan membuat para pendukung tuan rumah bersorak menit 89.
Penjaga gawang Spanyol Unai Simon tampil gemilang menepis banyak peluang gol Jermanyang seharusnya mendapatkan tendangan penalti namun ditolak wasit setelah sebelumnya bola mengenai tangan bek Marc Cucurella di dalam kotak penalti.
Namun dengan beberapa detik tersisa dalam pertandingan yang mendebarkan, penyerang Real Sociedad, Merino, yang menghabiskan musim 2017-18 di Newcastle United, mencetak gol lewat sundulan menaklukkan kiper Manuel Neuer untuk membawa Spanyol ke semi final, dimana mereka akan menghadapi Prancis di Munich Selasa (9/7/2024) pekan depan.
Bek sayap Dani Carvajal diusir keluar lapangan sebelum pertandingan berakhir karena menerima kartu kuning kedua, namun hal itu tidak cukup untuk merusak perayaan Spanyol, saat para penggemar dan pemain menyambut peluit akhir pertandingan dengan sukacita dan kelegaan.
Setelah penampilan yang mengecewakan di beberapa turnamen besar internasional baru-baru ini, tim Jerman sejatinya tampil mengesankan, dengan pemain muda berbakat seperti Wirtz dan Jamal Musiala yang memberikan optimisme untuk masa depan.
Namun masa depan tersebut akan menjadi masa depan tanpa sang pemain legendaris, Toni Kroos, dengan pemain berusia 34 tahun tersebut mengatakan turnamen ini akan menjadi yang terakhir baginya karena ia akan pensiun dari dunia sepak bola.
Kemenangan ini membuat Spanyol tetap tak terkalahkan di Euro 2024, saat mereka berusaha memenangkan kejuaraan untuk pertama kalinya sejak 2012.
Spanyol dapat dikatakan sebagai tim yang paling lengkap di Euro 2024. Kunci kemenangan anak asuh La Fuente adalah kontribusi para pemain dari bangku cadangan.
Mikel Merino mengatakan kemenangan mereka ibarat final sementara pelatih Luis de la Fuente mengibaratkan timnya sebagai kuda yang menang. "Saya sangat kelelahan. Adrenalin telah mempengaruhi saya sekarang. Ini merupakan satu momen yang unik. Pertandingan yang kami semua tunggu-tunggu, antara dua tim terbaik di dunia. Ini bisa menjadi final Piala Dunia atau final Kejuaraan Eropa. Kami telah menunjukkan bahwa kami tahu bagaimana caranya menderita, bahwa kami memiliki tim yang hebat," ujar Merino.
Spanyol merupakan salah satu tim yang paling mengesankan di Euro, mengalahkan finalis Piala Dunia 2018, Kroasia dan juara Eropa Italia ditambah Albania di babak penyisihan grup dan Georgia di babak 16 besar.
Pemain sayap muda mereka, Lamine Yamal, yang baru berusia 16 tahun dan Nico Williams, 21 tahun, telah menjadi dua bintang di turnamen ini.
De la Fuente merasa bangga melatih para pemain yang tidak pernah puas. "Mereka sudah terbiasa berkompetisi di level tertinggi dan mereka memiliki peluang untuk memenangkan turnamen ini. Seberapa jauh kami akan melangkah, kita lihat saja nanti, tetapi kami sangat yakin bahwa kami dapat melangkah jauh dengan tim ini. Kami sangat senang, tetapi euforia kami benar-benar terkendali. Kami tahu bahwa besok adalah hari yang lain," kata La Fuente.
Spanyol tidak akan diperkuat oleh dua pemain bertahan Dani Carvajal dan Robin le Normand yang terkena skorsing di semifinal dan gelandang Pedri diragukan tampil karena cedera setelah ditarik keluar pada menit kedelapan saat melawan Olmo.
Lima belas pemain mendapatkan kartu dalam pertandingan tersebut - yang kedua terbanyak dalam pertandingan Kejuaraan Eropa dengan tujuh kartu untuk Spanyol, termasuk Le Normand dan Carvajal, yang dikeluarkan dari lapangan karena dua kartu kuning.
Olmo, yang bermain di Jerman untuk RB Leipzig dan dinobatkan sebagai pemain terbaik, mengatakan hati selalu lebih penting daripada kaki. "Mari santai dan tenang, karena empat hari lagi kami akan menghadapi babak semifinal." katanya.
Editor: Aspian Nur