Tendangan pemain berusia 21 tahun dari jarak jauh dianulir oleh ofisial lapangan, yang dipimpin oleh wasit Anthony Taylor, karena terlihat adanya halangan terhadap penjaga gawang oleh Denzel Dumfries, yang berdiri dalam posisi offside. Hal tersebut memicu pemeriksaan yang panjang oleh asisten wasit video, yang pada akhirnya mendukung keputusan awal.
Hasil tersebut sangat merugikan De Oranje namun mereka seharusnya dapat tertinggal dua atau tiga gol lebih dulu jika penyerang Les Blues Antoine Griezmann tidak melewatkan beberapa kesempatan besar.
Wout Weghorst, striker Belanda yang mencetak gol di menit akhir saat menghadapi Polandia di pertandingan pertama Belanda, kembali dimasukkan di menit-menit akhir pertandingan namun tidak dapat mencetak gol. Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin di Grup D, sedangkan Polandia tersingkir karena kalah dari Austria 1-3 pada laga sebelumnya.
Pelatih Belanda, Ronald Koeman, bersikeras gol Xavi Simons sah. "Saya pikir posisi Dumfries offside, itu benar," kata Koeman melansir dari bbc.com. "Tetapi dia tidak mengganggu kiper dan ketika itu tidak terjadi, itu adalah gol yang sah, menurut saya," sebutnya.
Ini bisa dibilang sebagai titik pembicaraan utama pertama seputar penggunaan VAR di turnamen, terutama terkait waktu yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan. "Anda perlu lima menit untuk memeriksanya, karena itu sangat sulit? Saya tidak mengerti hal ini. Dia tidak mengganggu penjaga gawang," ujar Koeman lagi.
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mungkin tidak mengejutkan berpendapat keputusan yang tepat telah diambil. "Saya sedikit terkejut dengan waktu yang dibutuhkan," katanya. "Karena, bagi saya, ketika saya melihat gambar di layar, bagi saya itu adalah hal yang tidak masuk akal," ucap Deschamps.
Belanda akan menghadapi Austria di pertandingan terakhir Grup D pekan depan di saat yang sama Prancis akan menghadapi Polandia yang sudah tak ada peluang lolos fase grup. Prancis telah dipastikan lolos ke babak sistem gugur kalau hanya bermain imbang, begitu juga Belanda. Namun kalau Austria mampu mengejutkan sang lawan berupa kemenangan, bukan tak mungkin Austria lolos sebagai juara grup kalau laga Prancis kontra Polandia berkesudahan imbang.
Editor: Aspian Nur