Inggris bermain dengan penampilan yang kurang baik dan penuh kesalahan, yang membuat pelatih Gareth Southgate marah kepada para pemainnya karena telah membuang banyak kesempatan mencetak gol di akhir pertandingan.
"Tim tidak berfungsi, itu adalah tanggung jawab saya," kata Southgate, yang mendengar cemoohan dari para penggemar di belakang gawang Inggris di babak kedua yang melihat tim kesayangan mereka bermain compang-camping.
Harry Kane memberi Inggris awal yang cepat di Euro 2024, mencetak gol di menit ke-18, namun sang kapten digantikan di babak kedua saat tim mulai melemah. Denmark menyamakan kedudukan di menit ke-34 saat Morten Hjulmand melepaskan tendangan keras dari jarak jauh.
Sejatinya delapan tahun bersama Southgate telah membuat Inggris meraih kesuksesan di turnamen ini. The Three Lions mencapai final Euro 2020 setelah mengalahkan Denmark di babak empat besar dan mencapai semifinal dan perempat final di dua Piala Dunia terakhir.
"Kami berada dalam lingkungan untuk menang di panggung terbesar," sang pelatih mengakui, menambahkan "Anda harus menerima apa (kritik) yang datang kepada kami,” sebut Southgate lagi.
Inggris tidak pernah memenangkan pertandingan beruntun untuk memulai Euro dan pola sindrom pertandingan kedua telah terulang di tiga turnamen berturut-turut.
Kemenangan pembuka dalam tiga tahun terakhir telah diikuti dengan hasil imbang 0-0 dengan Skotlandia dan Amerika Serikat, sekarang 1-1 dengan Denmark yang layak mendapatkan hasil lebih. "Saya tidak dapat mengatakan bahwa kami kecewa, namun sangat disayangkan," ujar pelatih Denmark, Kasper Hjulmand. "Ada hasil yang seharusnya bisa kami dapatkan," imbuhnya.
Dalam hitungan, poin Inggris sudah cukup untuk melaju ke fase knock out dalam format Euro yang terdiri dari 24 tim, di mana empat tim peringkat ketiga dari enam grup akan melaju ke babak 16 besar.
Inggris dapat finis di posisi manapun dari posisi pertama hingga ketiga di klasemen Grup C setelah bermain melawan Slovenia yang belum terkalahkan pekan depan.
Slovenia bermain imbang 1-1 dengan Serbia Kamis (20/6/2024) malam, empat hari setelah meraih hasil yang sama saat melawan Denmark. Serbia akan bertemu Denmark di pertandingan terakhir mereka juga pada Selasa malam.
Gelandang Manchester United, Christian Eriksen, merasa timnya adalah tim yang lebih baik. "Jika ada tim yang akan menang, itu adalah kami. Saya tidak berpikir Inggris mengejutkan kami dengan cara apa pun. Kami tahu bahwa mereka memiliki pemain-pemain yang luar biasa. Kami menyakiti mereka dengan peluang-peluang yang ada,” sebut Eriksen.
Editor: Aspian Nur