Banyak pemain dan manajer yang telah menyampaikan pendapat mereka tentang apakah akan melanjutkan teknologi bantuan video atau tidak dan akhir musim ini menawarkan pandangan alternatif tentang klasemen akhir yang seharusnya seperti yang dilaporkan oleh The Sun.
Jika tidak ada VAR dalam permainan musim ini maka akan ada banyak pergerakan antara klub dan klasemen akhir mereka dengan Newcastle menjadi tim yang akan berada di posisi yang lebih buruk.
Ketika menganalisis setiap intervensi VAR dalam pertandingan Liga Primer selama musim ini, terungkap Newcastle akan finis sama dengan Chelsea, namun selisih gol mereka yang lebih baik akan membuat mereka naik ke peringkat enam.
Newcastle mengakhiri musim ini di peringkat tujuh dan dengan demikian memiliki tempat di kompetisi Liga Eropa musim depan, asalkan Manchester United tidak mengalahkan Man City di final Piala FA Sabtu (25/5/2024) akhir pekan nanti.
Namun meskipun terdapat banyak intervensi dari VAR musim ini, tidak akan ada perubahan pada posisi akhir lima besar Liga Primer. City akan tetap mengalahkan Arsenal untuk meraih gelar juara dan mencatatkan gelar juara Liga Primer keempat kalinya secara beruntun, sementara Liverpool dan Aston Villa akan tetap berada di peringkat ketiga dan keempat.
Namun Arsenal akan menjadi satu poin lebih dekat dengan City yang dapat membuat akhir musim yang lebih ketat. Tottenham akan mempertahankan posisi kelima mereka namun akan finis empat poin lebih sedikit dari jumlah poin akhir mereka, 66, jika VAR tidak ada.
Sementara Manchester United akan tetap berada di peringkat delapan dalam musim kedua yang buruk bagi Erik ten Hag bahkan jika VAR tidak merugikan mereka dalam beberapa pertandingan.
Wolves akan naik satu peringkat di liga ke posisi 13 di bawah peraturan yang telah direvisi, sementara West Ham, Crystal Palace, Bournemouth dan Brighton juga akan mengakhiri musim dengan lebih banyak poin.
Luton, Burnley dan Sheffield United akan tetap terdegradasi dibawah klasemen yang direvisi, namun the Hatters hanya akan kalah dalam hal selisih gol, bukan enam poin yang diraih Nottingham Forest yang berada di atas mereka.
Meskipun Forest merupakan salah satu pengkritik terbesar VAR musim ini, mereka akan berada tiga poin lebih buruk jika teknologi ini tidak ada.
Klub-klub Liga Primer akan memberikan suara pada pertemuan tahunan AGM mereka pada awal Juni untuk memutuskan apakah akan mempertahankan sistem ini atau menghapusnya sama sekali.
Klub-klub telah berinvestasi besar-besaran dalam teknologi baru untuk meningkatkan sistem VAR dan meningkatkan hubungan mereka dengan praktik yang masih relatif baru ini.
Sebuah fitur baru akan membuat tugas ofisial di ruang VAR di Stockley Park menjadi lebih mudah pada musim depan dengan diperkenalkannya teknologi offside semi-otomatis (SAOT) yang akan mengurangi waktu pengambilan keputusan. Namun jika mayoritas klub Premier League memutuskan untuk menghapus VAR maka SAOT juga harus dihapus, meskipun sudah ada kesepakatan dengan penyedia sistem.
Editor: Aspian Nur