Pada pertandingan di depan pendukung sendiri, penyerang timnas Inggris Harry Kane mencetak dua gol ke gawang Lazio menit 38 dan 66 dengan satu gol dicetak Thomas Muller di injury time babak pertama.
Itu adalah sebuah perubahan yang mengesankan dari Bayern dan Kane berharap hasil tersebut dapat membantu mengubah peruntungan Bayern setelah musim domestik yang mengecewakan "Ini laga yang sempurna bagi kami karena ini sebuah pertandingan yang besar. Tentu saja kami tahu kami harus berkembang, tetapi laga seperti ini benar-benar dapat mengubah musim. Saya sangat bangga dengan para pemain dan kami harus menjaga momentum ini,” ujar Kane selepas laga.
"Itu adalah momen yang sangat penting dalam musim kami. Semua orang memperhatikan kami, melihat bagaimana kami akan merespons setelah leg pertama. Semoga kami dapat menggunakan ini sebagai titik balik untuk sisa musim ini," harapnya
Bayern menghadapi musim pertama tanpa trofi utama sejak 2011-12. Namun, kemenangan ini menghidupkan harapan Tuchel untuk memberikan Bayern gelar Eropa ketujuh sebelum mantan pelatih Chelsea itu pergi pada akhir musim.
Dengan 101 hari tersisa sebelum dimulainya Euro 2024, dua gol Kane yang juga kapten Inggris itu tak ternilai harganya untuk menjaga musim timnya tetap hidup. Brace itu jadi ke-50 bagi Kane.
Mantan pemain Tottenham ini kini telah mencetak 33 gol di Bundesliga dan Liga Champions sejak pindah ke Jerman dengan nilai transfer £86.4 juta ditambah dengan beberapa tambahan. "Sebagai seorang striker, Anda dinilai berdasarkan gol dan assist, terutama dalam pertandingan besar, terutama di babak sistem gugur seperti malam ini," tambah Kane.
"Untuk dapat membantu tim adalah membangun kepercayaan diri bagi saya, kepercayaan diri bagi tim. Saya hanya akan terus berusaha melakukan apa yang saya lakukan. Sejauh ini merupakan musim yang baik bagi saya dalam hal gol, namun sebagai sebuah tim, kami tahu kami dapat melakukan hal yang lebih baik lagi," paparnya.
Sementara Lazio datang ke Jerman dengan harapan dapat memberikan kejutan besar, namun mereka menyia-nyiakan sebuah kesempatan besar untuk membuat skor menjadi 2-0 secara agregat ketika sundulan Ciro Immobile melebar tak lama sebelum gol pertama dari Kane.
Editor: Aspian Nur