Sebelum pertandingan, ia terlihat mendiskusikan posisi dengan Eden Hazard dan membicarakan taktik dengan mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Dia kemudian mendapat cibiran dari para penggemar selama pertandingan karena melakukan tekel yang mengerikan terhadap Kaka. Sang YouTuber datang dari belakang dan menghantam kaki mantan peraih Ballon d'Or tahun 2007 tersebut. Beruntung Kaka tidak mengalami cedera pada pertandingan tersebut.
IShowSpeed mendapat kartu kuning oleh wasit dan menunjukkan reaksi berlebihan disaat sebenarnya pemuda 19 tahun itu menyadari kesalahannya. Banyak yang mengira seharusnya pemuda yang juga berprofesi sebagai penyiar radio itu mendapat kartu merah akibat pelanggarannya yang mengerikan.
Sebuah klip dari tekel tersebut menjadi viral di media sosial saat para penggemar mengecam IShowSpeed. “Tekel Speed terhadap Kaka sangat brutal' tulis seorang pengguna di X, yang sebelumnya bernama Twitter.
“Apa sebenarnya yang lucu atau perlu dari hal ini?" tambah yang lain. “berapa kali dia akan terus melakukan hal ini dalam pertandingan amal? Dia sangat beruntung karena Kaka tidak pernah mengalami patah kaki," ujar yang lainnya.
"Dia sebenarnya sangat mengerikan, selalu berusaha untuk mendapatkan momen yang viral," ujar fans. "Perilaku yang tidak masuk akal dari IShowSpeed," tulis mereka lagi. "Siapa yang terus membiarkan orang ini membuat kerusuhan di sekitar para legenda," tegas yang lain.
Pada laga itu IShowSpeed sudah memperlihatkan tingkat tidak menyenangkan dihadapan ribuan orang. Saat berada di bangku cadangan terekam kamera dia berada di samping Wenger dan berulang kali mengatakan "Masukkan saya, saya siap sekarang", sementara sang pelatih asal Prancis itu tertawa. Pertandingannya tidak menjadi lebih baik karena ia juga gagal mencetak gol.
Hal itu terjadi meskipun ia sempat mencium kepala legenda Brasil, Roberto Carlos, untuk mendoakan keberuntungan sebelum digantikan. Setelah pertandingan, IShowSpeed juga terlihat dengan anehnya bertanya kepada Drogba apakah dia adalah ayah dari Paul Pogba.
Pada laga amal ini mantan bintang Chelsea Didier Drogba dan Claude Makelele serta legenda Barcelona David Villa, juga termasuk di antara para legenda yang hadir.
Pertandingan ini mempertemukan Tim Aboflah dengan Tim Chunkz untuk menggalang dana bagi Yayasan Education Above All (EAA), yang bertujuan untuk menyediakan pendidikan bagi jutaan anak putus sekolah di seluruh dunia.
Editor: Aspian Nur