Madrid mengalahkan Mallorca 1-0 di kandang sendiri dengan gol di menit akhir dari Antonio Rüdiger dalam pertandingan yang menandai kembalinya Vinícius Júnior dari cedera. Kemenangan sekaligus memastikan mereka juara paruh musim.
Girona, tim kejutan dalam sepak bola Spanyol musim ini, mengalahkan Atletico 4-3 dengan gol kemenangan dari Iván Martín di waktu tambahan. Álvaro Morata mencetak hattrick untuk Atletico, sementara Antoine Griezmann tidak mencetak gol untuk tetap menyamai Luis Aragonés sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 173 gol.
Girona yang dilatih oleh Míchel ini memiliki serangan terbaik di liga dengan 46 gol, empat gol lebih banyak dari Madrid. Girona mencatat 15 kemenangan, tiga hasil imbang dan satu kekalahan saat melawan Madrid.
Mereka mencatatkan 13 kemenangan beruntun di semua kompetisi sejak kekalahan 3-0 dari Madrid di kandang sendiri pada bulan September. Bulan lalu, mereka meraih kemenangan meyakinkan 4-2 atas juara bertahan Barcelona. "Kami akan terus melaju dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya," ujar Martin. "Kami sudah hampir mengamankan satu tempat di kompetisi Eropa, tetapi kami harus menjaga momentum ini dan mencoba meraih poin sebanyak mungkin. Kemudian di akhir musim kita akan melihat di mana posisi kami," imbuhnya.
Vinícius kembali beraksi untuk Madrid setelah absen hampir dua bulan karena cedera otot, tetapi pemain asal Spanyol itu kesulitan dalam lini serang hingga Rüdiger memecah kebuntuan melalui sundulannya ke pojok atas gawang setelah satu tendangan pojok yang dilakukan dengan baik oleh Luka Modric pada menit ke-78. "Saya sangat gembira karena itu adalah satu gol yang penting dan tiga poin yang penting bagi kami," ujar Rüdiger.
Hasil itu memperpanjang rekor tak terkalahkan Madrid menjadi 18 pertandingan di semua kompetisi, sejak kekalahan 3-1 di liga dari Atletico pada bulan September. Itu merupakan satu-satunya kekalahan tim dalam satu musim dimana mereka telah memenangkan 21 partai dan tiga kali seri.
Editor: Aspian Nur