Laga berlangsung dengan intensitas tinggi dan menegangkan dipicu oleh hujan dan angin kencang di Merseyside. Liverpool melakukan serangan demi serangan namun terlihat terancam ditahan imbang untuk ketiga kalinya secara beruntun di Anfield setelah babak pertama berakhir tanpa gol.
Salah melewatkan peluang terbaik di babak pertama ketika tendangan penaltinya digagalkan kiper Martin Dubravka yang seharusnya jadi gol ke-150 di Premier League, namun sang penyerang yang akan memperkuat Mesir di Africa Cup of Nations, menyambar umpan silang untuk mencetak gol pertama dan mengonversi tendangan penalti kedua di menit 86. Alexander Isak menyamakan skor 1-1 menit 54.
Liverpool kembali unggul via gol Curtis Jones menit 74 dan diperbesar Cody Gapko menit 78 sementara gol Sven Botman menit 81 tak mampu menyelamatkan Newcastle dari kekalahan.
Hasil ini menorehkan catatan istimewa karena Liverpool memenangkan tujuh pertandingan pembuka Liga Primer di Anfield musim ini, namun ditahan imbang oleh Manchester United dan Arsenal dalam dua pertandingan kandang sebelumnya.
Kemenangan ini membuat Liverpool tak terkalahkan dalam 22 pertandingan di Anfield dan kini hanya kalah satu kali dalam 52 pertandingan kandang terakhir mereka di Premier League. "Pertandingan yang sensasional dari tim saya," kata Klopp. "Pertandingan yang luar biasa. Saya menyukai begitu banyak aspek dari permainan, kecuali gol yang kami kemasukan,” imbuhnya.
Mo Salah jadi pemain yang paling menjadi perhatian pada pertandingan ini, karena penampilan impresifnya seolah menjadi penanda manis sebelum membela negaranya di Piala Afrika.
Newcastle sendiri kehilangan sembilan pemain utama pada laga ini dan tetap berada di peringkat sembilan. Manajer Newcastle, Eddie Howe, harus menghadapi rentetan cedera di masa-masa tersibuk musim ini dan dia datang ke pertandingan ini dengan kapten klub, Kieran Trippier, yang juga harus absen karena cedera pangkal paha.
"Kami berjuang untuk mengembalikan level terbaik kami," kata Howe kepada BBC Sport. "Usaha dan tekad sudah ada. Selama kami terus melihat hal itu, kami akan baik-baik saja. Yang paling penting adalah kami berjuang. Kami kehilangan banyak pemain, kami memiliki banyak pertandingan sulit di bulan Desember yang padat," ucap Howe.
Editor: Aspian Nur