“Hey Jude” berkumandang di Bernabeu saat Bellingham mencetak gol pertama untuk menambah jumlah golnya yang luar biasa menjadi 17 gol dalam 20 pertandingan di semua kompetisi
Gelandang asal Inggris itu menyundul bola umpan silang yang luar biasa dari Luka Modric untuk mencetak gol ke-13 di kompetisi domestic musim ini dan membawa Real unggul di menit ke-25. Rodrygo menambahkan gol kedua bagi Real setelah keputusan offside dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR), tetapi Jose Luis Morales memperkecil ketertinggalan setelah jeda menit 54.
Namun, harapan Villarreal tidak bertahan lama saat Brahim Diaz dan Modric mencetak gol dalam waktu empat menit 64 dan 68 pada babak kedua untuk memastikan tiga poin.
Setelah hasil imbang 1-1 yang mengecewakan di kandang Real Betis akhir pekan lalu, Real kembali ke jalur kemenangan dan memimpin klasemen dengan 42 poin, satu poin di atas Girona yang akan menjamu tim papan bawah Alaves dini hari nanti.
Namun laga itu jadi pahit bagi tim asuhan Carlo Ancelotti, karena bek Alaba harus ditandu ke luar lapangan oleh tim medis setelah lutut kirinya terkilir saat berlari untuk melakukan satu tantangan di lini tengah "Saya belum berbicara dengannya,” ujar Ancelotti usai laga.
"Laporan medis mengatakan ia mengalami robekan ACL. Kami sangat sedih karena satu pemain lagi absen. Saya tidak pernah mengalami tiga robekan ACL hanya dalam beberapa bulan," ucap Don Carlo.
Bek sayap Madrid Ferland Mendy juga dipaksa keluar karena cedera pada akhir babak pertama, memberikan pukulan lain bagi klub yang telah berjuang dengan beberapa cedera jangka panjang musim ini.
"Apa yang harus dilakukan oleh tim adalah bertahan seperti yang telah kami lakukan," tambah Ancelotti. "Kami telah melakukan lebih dari yang diharapkan orang-orang. Terlepas dari masalah-masalah yang ada, tim ini tetap bertahan,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur