Indonesia menyelenggarakan kontes U-17 tahun ini yang berakhir pekan lalu dengan Jerman tampil sebagai kampiun usai mengalahkan Prancis melalui adu penalti.
"Deklarasi ketertarikan telah ditandatangani oleh PSSI dan Asosiasi Sepakbola Singapura," katanya Joko Widodo dilansir dari Reuters Selasa (5/12/2023) hari ini. "Saya yakin Singapura dan Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik," imbuhnya.
Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam pada bulan Maret lalu dicabut haknya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 hanya tujuh pekan jelang penyelenggaraan karena adanya penolakan dari beberapa pejabat pemerintah terhadap keikutsertaan Israel.
Juara dunia senior Argentina mengambil alih sebagai tuan rumah turnamen yang berlangsung pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023 itu, dimana Israel secara mengejutkan berada di posisi ketiga setelah kalah di semifinal dari juara Uruguay.
Hilangnya hak menjadi tuan rumah merupakan kemunduran besar di Indonesia, di mana sepak bola memiliki banyak penggemar, meskipun tidak memiliki kesuksesan internasional sejak lolos ke Piala Dunia 1938 sebagai Hindia Belanda.
Keputusan FIFA juga datang hanya enam bulan setelah 135 penonton tewas dalam tragedy Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, banyak yang tewas ketika mereka melarikan diri dari gas air mata yang ditembakkan ke kerumunan oleh polisi, dalam apa yang merupakan salah satu bencana stadion terbesar dalam olahraga.
FIFA telah membuka kantor di Indonesia untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dalam meningkatkan standar organisasi dan keamanan setelah sejarah panjang kerusuhan penonton dan serangkaian masalah dengan asosiasi sepak bola Indonesia, termasuk tuduhan campur tangan politik.
Editor: Aspian Nur