Empat dari lima pemain yang mencetak gol dalam laga itu juga mencetak gol dalam Piala Dunia U-17 2023, termasuk striker Argentina Agustin Ruberto yang saat ini memuncaki daftar pencetak gol Piala Dunia U-17 di Indonesia itu.
Karena itulah pertandingan malam nanti dipastikan berlangsung seru dan panas, terlebih di level senior Brasil takluk di depan pendukung sendiri dari Argentina dan terancam tak lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang.
Meski tidak ada kaitannya secara langsung, pertemuan antara kedua negara di semua level memang sarat akan gengsi. Fans Brasil tentu tidak ingin menghadapi olok-olok fans Argentina apabila negara mereka kembali dikalahkan sang rival di Jakarta.
Pada perhelatan Piala Dunia U-17, Brasil berstatus juara bertahan dan jadi tim kedua setelah Nigeria yang lima kali menjuarai Piala Dunia U-17 sementara Argentina belum pernah juara di ajang ini.
Pencapaian terbaik Argentina sejauh ini adalah tiga kali menjadi peringkat kedua dan dua kali menjadi peringkat ketiga dalam lima kali semifinal. Terakhir Argentina mencapai semifinal adalah tahun 2013.
Jelang laga ini, pelatih Brasil Phelipe Leal memuji mentalitas anak asuhnya. Kemampuan Selecao lepas dari tekanan saat mengalahkan Inggris dan Ekuador menjadi nilai positif. "Kami memiliki 21 pemain dengan kualitas hebat dan paham soal komitmen bersama. Semakin kuat kami dalam hal kolektivitas, di setiap fase pertandingan dan di momen yang tepat, akan mampu mengeluarkan potensi terbaik pemain. Permainan ini tentu tidak bisa dimenangkan hanya dengan mengandalkan satu atau dua pemain," kata Leal dikutip laman CBF.
Argentina memiliki pola yang sama dengan Brasil. Mereka dikalahkan Senegal di laga pertama. Namun, setelahnya, La Albiceleste mengalahkan Jepang (3-1), Polandia (4-0), dan Venezuela (5-0) di babak 16 besar. Ketajaman skuad asuhan Diego Placente juga sangat bagus dengan koleksi 12 gol dari 3 laga itu. Secara grafik, koleksi gol Argentina dari setiap laga juga terus meningkat.
Pelatih Diego Placente meyakini skuadnya kini lebih berpengalaman dan siap meladeni permainan sang juara bertahan di laga ini. "Terkadang hal yang bisa berubah adalah lebih banyak pengalaman yang didapat. Kami juga bermain di level tertinggi, memainkan pertandingan yang hebat, dan mempelajari banyak detail. Hal tersebut sangat berguna ketika bermain di Piala Dunia," ucap Placente dilansir dari Antaranews.com.
Pemenang laga ini akan menghadapi Jerman atau Spanyol yang bermain lebih dulu di JIS sore hari nanti. Semi final dimainkan di Stadion Manahan Solo 28 November pekan depan.
Editor: Aspian Nur