Dalam satu pertandingan melawan Sunderland, terlihat Houghton yang berusia 32 tahun, tertawa saat mengangkat ponsel dengan gambar Bradley Lowery, anak berusia enam tahun, fans fanatik Sunderland sebelum dia meninggal karena kanker pada tahun 2017.
Karena ulahnya itu Houghton yang mengakui pelanggaran ketertiban umum, juga dilarang menghadiri pertandingan sepak bola apa pun selama lima tahun. Tindakannya dicap sebagai tindakan yang "memalukan".
Houghton sebelumnya telah mengaku bersalah atas satu dakwaan dengan sengaja menyebabkan pelecehan, kekhawatiran atau kesusahan di Pengadilan Sheffield Magistrates pada 2 Oktober.
Dia didakwa setelah foto-foto dirinya mengacungkan foto Bradley selama pertandingan di stadion Hillsborough pada hari Rabu tanggal 29 September 2023 beredar di X alias Twitter.
Houghton kemudian menggambarkan perilakunya kepada polisi sebagai "olok-olok yang menyenangkan" dan mengatakan ia "menganggapnya lucu".
Di Pengadilan Sheffield Magistrates, Houghton diperintahkan untuk melakukan 200 jam kerja tanpa bayaran, serta dijatuhi hukuman 12 minggu oleh Hakim Distrik Marcus Waite.
Waite mengatakan tindakan Houghton yang "sembrono dan bodoh" telah menimbulkan lebih banyak trauma pada keluarga yang sudah berduka. "Tindakan Anda pada hari itu benar-benar mengerikan, perilaku memalukan. Anda menunjukkan rasa tidak hormat yang tidak berperasaan kepada seorang pemuda pemberani yang sangat dihormati oleh para penggemar sepak bola di mana-mana," kata Waite.
Bradley yang berasal dari Blackhall Colliery, County Durham, didiagnosa menderita neuroblastoma - jenis kanker langka - saat berusia 18 bulan. Ia kemudian menjadi maskot Sunderland dan menjadi "sahabat karib" bagi pahlawannya yaitu striker Jermain Defoe.
Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di pengadilan, ibunya, Gemma Lowery, mengatakan tindakan Houghton telah menimbulkan banyak emosi.
“Perilakunya tidak hanya tidak menghormati Bradley dan kami semua, tetapi juga menyebabkan kekacauan emosional pada anak-anak lain,” kata Gemma.
Constance Coombs, mewakili Houghton mengatakan kliennya sepenuhnya menerima perilakunya keterlaluan dan tercela dan akan menyesalinya selama sisa hidupnya. "Kami tidak akan mentolerir perilaku seperti ini dan pikiran kami tetap bersama keluarga dan teman-teman Bradley."
Para pendukung Sheffield Wednesday telah mengumpulkan hampir £30.000, hampir setara dengan Rp600 Juta, untuk Bradley Lowery Foundation selama beberapa minggu terakhir dan menggarisbawahi nilai-nilai komunitas yang sebenarnya dari klub.
Editor: Aspian Nur