Diketahui saat ini ayah Diaz masih hilang dan sang penyerang mengangkat bajunya saat selebrasi usai mencetak gol, menunjukkan pesan kebebasan untuk ayah dan usai laga mengeluarkan pernyataan yang menyerukan agar mereka yang menahan ayahnya untuk membebaskannya segera.
Mantan pemain Porto berusia 26 tahun ini terakhir kali tampil dalam skuad Liverpool 10 hari yang lalu, namun manajer Jurgen Klopp mengatakan sebelum pertandingan Diaz ingin menjadi bagian dari tim menghadapi Luton.
Golnya merupakan penutup yang luar biasa untuk sebuah pertandingan di mana Luton telah tampil di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan liga pertama yang layak musim ini di Kenilworth Road dan kemenangan pertama atas the Reds sejak 1991.
Hasil ini membuat tim asuhan Klopp berada di peringkat tiga klasemen mengantingi 24 poin, tiga poin di belakang pemuncak klasemen Manchester City, sedangkan Luton telah naik dari tiga peringkat terbawah ke peringkat 17 karena unggul selisih gol atas Bournemouth.
Sebelumnya ramai diberitakan kedua orangtua Díaz diculik di bawah todongan senjata di kota kelahirannya, Barrancas, oleh gerilyawan sayap kiri Tentara Pembebasan Nasional (ELN) pada tanggal 28 Oktober. Sementara ibunya telah ditemukan, ayahnya masih hilang. "Setiap detik, setiap menit kecemasan kami bertambah," kata Díaz dalam sebuah pernyataan yang dirilis tak lama setelah pertandingan di Liga Primer Inggris.
"Ibu saya, saudara-saudara saya dan saya putus asa, cemas dan tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan apa yang kami rasakan. Penderitaan ini hanya akan berakhir jika kami bisa membawanya pulang ke rumah. Saya memohon agar mereka segera membebaskannya, menghormati integritasnya dan mengakhiri penantian yang menyakitkan ini. Atas nama cinta dan kasih sayang, kami meminta mereka untuk mempertimbangkan kembali tindakan mereka dan mengizinkan kami untuk mendapatkannya kembali," ucap Diaz dengan penuh harap.
Díaz juga berterima kasih kepada masyarakat Kolombia dan komunitas internasional atas dukungan yang telah diterima, dan banyak demonstrasi kepedulian dan solidaritas di saat-saat sulit ini.
Pemerintah Kolombia telah mengerahkan ratusan polisi dan tentara untuk membebaskan ayah pemain Bernama lengkap Luis Manuel Díaz itu.
Pada hari terjadinya serangan penculikan, rekaman CCTV menunjukkan mobil yang ditumpangi orang tua Díaz diikuti oleh beberapa orang bersepeda motor. Pasangan ini didatangi oleh orang-orang bersenjata saat mereka berhenti di sebuah pom bensin di Barrancas, di provinsi utara La Guajira. Para penculik kemudian meninggalkan ibu Luis Díaz di dalam mobil ketika polisi mendekat, tetapi menyeret ayahnya.
Polisi awalnya mengatakan bahwa geng kriminal adalah pihak yang paling mungkin disalahkan. Namun sebuah delegasi pemerintah - yang saat ini sedang terlibat dalam pembicaraan damai dengan kelompok pemberontak - kemudian mengatakan penculikan tersebut dilakukan oleh unit milik ELN.
Penjaga gawang Liverpool Alisson Becker mengatakan gol dari Luis Diaz di menit-menit akhir pertandingan menunjukkan bagaimana sepak bola mampu menghadirkan kegembiraan di saat-saat kelam. "Saya pikir tidak banyak orang yang bisa membayangkan apa yang dia alami sekarang - bahkan kami," kata Alisson. "Kami dekat dengannya tentu saja, kami mendukungnya, kami merasakan kesedihannya, tetapi baginya itu adalah level yang berbeda. Sepakbola terkadang di saat-saat kelam bisa membawa kegembiraan bagi orang-orang, bisa membawa kegembiraan bagi seseorang yang sedang berjuang dan saya pikir sepak bola membawa sepotong kegembiraan baginya saat ini," sebutnya.
Bos Liverpool Jurgen Klopp menambahkan di BBC Radio 5 Live "Orang yang tepat di stadion mencetak gol penyeimbang dan itu luar biasa. Kami sangat menunggu kabar dari Kolombia. Informasi yang dia dapatkan cukup positif tetapi belum selesai - satu informasi yang belum kami dapatkan,” ujar Klopp.
Editor: Aspian Nur