"Saya sangat bangga mengenakan jersey Paris Saint-Germain selama lebih dari satu dekade, bermain bersama banyak pemain hebat dan memenangkan 30 trofi," kata Verratti kepada situs web klub. "Paris, Klub dan para pendukungnya akan selalu mendapat tempat yang sangat spesial di hati saya. Saya akan menjadi orang Paris selamanya,” sebutnya.
Verratti yang belum pernah bermain di Serie A Italia, bergabung dengan PSG pada tahun 2012 dari klub kampung halamannya, Pescara. Klub Ligue 1 itu membayar 12 juta euro (£10.3 juta) untuk pemain berusia 19 tahun tersebut kala itu.
Dalam 11 musim di PSG, Verratti bermain dalam 416 pertandingan, menjadikannya menorehkan penampilan terbanyak kedua di klub di belakang Jean-Marc Pilorget.
Veratti membantu PSG memenangkan sembilan gelar liga, sebuah rekor di Ligue 1, serta enam Piala Prancis.
Sayangnya Verratti tidak menjadi bagian dari rencana pelatih baru Luis Enrique setelah kepergian sejumlah pemain seperti Lionel Messi, Neymar dan Mauro Icardi.
“Marco akan selamanya dikaitkan dengan Paris Saint-Germain,” kata Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi. 'Dia selalu ada untuk Klub, memberikan sepenuh hati di lapangan dan meraih banyak hal hebat bersama kami,” imbuhnya.
Verratti telah memenangkan 55 caps internasional, mencetak tiga gol. Dia masuk dalam skuat Italia yang memenangkan Euro 2020, menjadi starter di final saat mereka mengalahkan Inggris dalam adu penalti.
Al-Arabi finis sebagai runner up di bawah Al-Duhail di Qatar Stars League musim lalu dan telah memulai musim ini dengan tiga hasil imbang. Jendela transfer Qatar masih terbuka hingga 18 September.
Editor: Aspian Nur