Gambar tersebut diposting pada akhir pemusatan latihan pra-musim Roma di Portugal seminggu yang lalu. Tammy Abraham yang berusia 25 tahun, ditandu keluar lapangan tak lama setelah masuk sebagai pemain pengganti pada pertandingan terakhir Serie A melawan Spezia pada bulan Juni dan diperkirakan tidak akan bermain lagi sebelum akhir 2023. Abraham mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL).
Roma sempat dikaitkan dengan striker Spanyol Alvaro Morata dan penyerang Italia Gianluca Scamacca, namun tidak ada satu pun yang membuahkan hasil. Morata tetap berada di Atletico Madrid, sementara Scamacca hampir bergabung dengan rival Roma di Italia, Atalanta, dari West Ham. "Tidak ada provokasi, bukan itu maksudnya," katanya kepada surat kabar Italia, Corriere dello Sport.
"Semuanya tidak baik-baik saja tapi... Saya marah selama satu jam dan kemudian saya kembali bersikap positif tentang berbagai hal,” ucap Mourinho.
"Mengenai striker imajiner, saya dapat memberi tahu bahkan jika [Kylian] Mbappe tiba minggu depan, itu masih akan terlambat," tegasnya.
"Setelah cedera Tammy, kami berada dalam situasi yang tidak diinginkan oleh pelatih manapun di dunia," kata Mourinho. "Mustahil bagi saya untuk mengatakan saya bahagia. Namun untuk mengatakan saya sedang dalam perang terbuka dengan klub adalah hal yang sangat salah,” ungkap pria 60 tahun itu.
"Tammy cedera pada 5 Juni - kita berbicara tentang 63, 64 hari [yang lalu]. Bagi saya ada satu nama, ada satu, karena saya biasanya sangat objektif dan pragmatis, tetapi tidak mungkin untuk mendapatkannya - inilah yang diberitahukan kepada saya,” ucap Mourinho dengan nada kecewa.
Roma finis di urutan keenam di divisi utama Italia musim lalu dan akan memulai musim 2023-24 di kandang Salernitana pada 20 Agustus dua pekan ke depan.
Editor: Aspian Nur