Arsenal sejatinya sempat memimpin klasemen Liga Premier selama 248 hari pada musim 2022-23, namun gagal juara, disalip City dan hanya menjadikan Arsenal tim yang gagal dengan raihan pekan terbanyak dalam sejarah liga utama Inggris.
Tantangan mereka gagal saat City finis dengan performa yang luar biasa, sementara cedera dan kelelahan mempengaruhi the Gunners.
Fans Arsenal pasti ingin melihat beberapa pergerakan besar di bursa transfer musim panas untuk membuktikan bahwa tantangan tersebut tidak hanya sekali dan mereka telah melakukannya.
Gelandang Inggris, Declan Rice, merupakan rekrutan paling menonjol untuk Arsenal, setelah tiba dari West Ham dengan harga 100 juta Poundsterling.
Kedatangannya menyusul perekrutan pemain internasional Jerman Kai Havertz dari Chelsea dengan nilai transfer £65 juta dan pemain bertahan Belanda Jurrien Timber dari Ajax dengan nilai transfer yang dapat meningkat menjadi £38,5 juta.
Sementara itu, Manchester City telah membuat dua rekrutan penting di musim panas ini, dengan gelandang Kroasia, Mateo Kovacic, yang tiba dari Chelsea dengan nilai transfer £25 juta dan rekan setimnya di timnas, bek Josko Gvardiol, yang bergabung dengan nilai transfer £77 juta dari RB Leipzig.
City dipastikan kehilangan kapten Ilkay Gundogan.Sang gelandang memainkan peran kunci dalam kemenangan Treble City, mencetak 11 gol dalam 52 pertandingan dan meskipun ia ditawari kontrak baru di Etihad Stadium, ia memilih untuk bergabung dengan Barcelona.
Manchester City memulai tur ke Jepang dan Korea Selatan selama musim panas, sementara Arsenal menuju Amerika Serikat.
City memulai dengan kemenangan 5-3 atas tim asal Jepang, Yokohama F Marinos, bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk menang, kemudian mengalahkan Bayern Munich 2-1 sebelum kalah dari Atletico Madrid dengan skor yang sama.
Sebelum bertolak ke Amerika Serikat, Arsenal bermain imbang 1-1 dengan FC Nurnberg di Jerman sebelum menghancurkan tim MLS All Stars 5-0 di Washington.
The Gunners kemudian kalah 2-0 dari Manchester United, namun mengakhiri tur mereka di AS dengan kemenangan 5-3 atas Barcelona.
Leandro Trossard menjadi pencetak gol terbanyak untuk Arsenal di pra-musim dengan tiga gol, sementara rekrutan baru Kai Havertz mencetak dua gol. Untuk City, peraih Sepatu Emas Premier League musim lalu, Erling Haaland, mencetak dua gol selama musim panas.
Jelang laga ini, Arsenal punya motivasi ekstra untuk balas dendam. "Sekarang saatnya untuk melakukannya (revans)," tegas manajer Arsenal Mikel Arteta.
Manajer asal Spanyol itu menyebut Community Shield bak laga final. Itu adalah kesempatan timnya untuk meraih trofi. The Gunners punya semangat untuk menaklukkan Manchester City-yang menurut Arteta adalah tim terbaik di Eropa musim lalu.
Arteta mengingatkan pada anak asuhnya untuk membuktikan diri untuk bisa meraih trofi musim ini.
"Inilah apa yang kami inginkan dengan bersaing di semua kompetisi dan berusaha menjadi sebuah klub yang terbaik di semua kompetisi. Kami harus membuktikannya bahwa apa yang kami lakukan pada musim lalu adalah sesuatu yang penting, meski tidak cukup untuk memenangi trofi terbesar," ucap Arteta lagi.
Sementara Manajer Manchester City Pep Guardiola mengakui, timnya tidak dalam kondisi terbaik kalau mengacu pada hasil tur pra musim lalu.
"Kami kesulitan untuk restart. Namun, ini 'kan sebuah pertandingan final dan mudah-mudahan mentalitas kami bisa membantu kami untuk bersaing," ujar Guardiola.
Kendati demikian, Manchester City terbantu dengan rekor bagus di hadapan tim London Utara itu. Man City memenangi delapan pertemuan terakhir kontra Arsenal di seluruh kompetisi domestik.
Perkiraan Susunan Pemain:
Arsenal (4-3-3): Ramsdale; Timber, Saliba, Gabriel, Tomiyasu; Odegaard, Rice, Partey; Saka, Nketiah, Martinelli.
Pelatih: Mikel Arteta.
Manchester City (3-4-2-1): Ederson; Akanji, Dias, Walker; Grealish, Stones, Rodri, Silva; Foden, Alvarez; Haaland.
Pelatih: Josep Guardiola.
Editor: Aspian Nur