Secara resmi mantan gelandang Inggris dan Liverpool itu ditunjuk sebagai manajer klub Arab Saudi Al-Ettifaq. Sebelumnya, pada bulan lalu pria berusia 43 tahun ini mengatakan sudah diundang ke negara tersebut untuk melihat tawaran potensial namun ia tidak akan menerimanya. Nyatanya, situasi itu berubah.
"Tanpa diragukan lagi, kehadiran Gerrard akan menjadi tambahan dan lompatan besar bagi liga kami," kata Khalid Al-Dabal, pemilik klub Al-Ettifaq.
Gerrard telah menandatangani kontrak selama dua tahun dengan klub asal Arab Saudi tersebut. Al-Ettifaq berada di urutan ketujuh dalam Liga Pro Saudi yang beranggotakan 16 tim pada musim lalu, finis 35 poin di belakang sang juara, Al-Ittihad.
Gerrard sendiri sudah menganggur sejak dipecat sebagai manajer Aston Villa pada Oktober tahun lalu.
Gerrard pensiun dari dunia sepak bola pada tahun 2016 dan peran manajerial pertamanya adalah di klub Skotlandia, Rangers.
Dia mengambil alih tim Ibrox pada tahun 2018 dan membawa klub tersebut meraih gelar Liga Utama Skotlandia pertama mereka dalam 10 tahun terakhir pada tahun 2020-21.
Gerrard kemudian menjadi bos Villa pada November 2021 tetapi pergi setelah 13 kemenangan dari 40 pertandingan selama masa kepemimpinannya.
Kepindahan mantan gelandang Inggris itu ke Arab Saudi menyusul investasi besar-besaran yang dilakukan oleh klub-klub Liga Pro pada musim panas, di mana beberapa pemain top Eropa bergabung dengan penyerang Manchester United, Cristiano Ronaldo di Timur Tengah.
Mantan striker Real Madrid Karim Benzema, gelandang Wolves Ruben Neves dan trio Chelsea N'Golo Kante, Kalidou Koulibaly dan Edouard Mendy termasuk di antara mereka yang akan pindah ke Arab Saudi, dengan Marcelo Brozovic dari Inter Milan ke Al-Nassr sebagai kesepakatan terbaru yang telah diselesaikan.
Pelatih Fulham Marco Silva sempat dilaporkan mendapat tawaran namun menolak uang sebesar 17 juta Poundsterling untuk melatih Al-Hilal.
Tren ini menggarisbawahi ambisi liga untuk menjadi satu dari lima besar di dunia dan mengikuti keputusan pada bulan Juni oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF), yang memiliki Newcastle United, untuk mengambil alih empat klub terkemuka di negara tersebut namun Al-Ettifaq bukan satu dari klub-klub itu.
Editor: Aspian Nur