City datang menggunakan pesawat pribadi klub dan disambut oleh para pendukung dan perwakilan panitia.
Terdapat perbedaan pakaian antara para pemain dan staf saat kedua tim mengenakan pakaian yang disponsori di Istanbul.
Guardiola dan para stafnya mengenakan pakaian serba hitam yang terdiri dari sepatu kulit, atasan polo, dan jaket formal yang diputuskan oleh sang manajer City.
Sementara para pemain tim utama mengenakan celana jins denim, kaos polo putih dengan lambang klub dan sepatu hitam serupa.
Masing-masing membawa koper mereka sendiri turun dari pesawat dan menuruni tangga dengan bintang Inggris Jack Grealish menggenggam koper desainer Gucci dan Phil Foden mengenakan ransel hitam Louis Vuitton.
Erling Haaland terlihat fokus saat ia turun dari pesawat di belakang bek tengah Manuel Akanji. Pemain muda City, Rico Lewis dan Cole Palmer, dipisahkan oleh kiper cadangan Scott Carson sebagai pemain terakhir yang meninggalkan kabin.
City mulai latihan hari ini. Bagi City ini adalah kesempatan untuk melengkapi sejarah dan memenangkan treble setelah menjuarai Premier League dan mengalahkan Manchester United di final Piala FA.
Mereka juga dapat memperbaiki rekor dengan meraih hasil yang lebih baik dari final 2021, ketika mereka kalah 1-0 dari Chelsea pada ajang ini.
Inter Milan juga tiba di kota Turki kemarin malam setelah bertolak dari Italia pada sore harinya. Penjaga gawang Inter Milan Jules Onana langsung menebar psy war, menegaskan tidak memiliki rasa takut untuk menghadapi City.
Inter dengan title juara tiga kali Liga Champions merupakan tim yang tidak diunggulkan di mata banyak orang dan para pemain di dalam skuat Simone Inzaghi tahu mereka akan menghadapi sebuah tim yang luar biasa.
"Kami tidak memiliki tekanan, kami tidak memiliki tekanan sama sekali. Kami tahu ini tidak akan mudah, tetapi kami akan berada di sana. Mereka memiliki lebih banyak tekanan daripada kami, saya tenang,” tegas Onana. "Kami adalah sebuah klub besar, jadi ada banyak ekspektasi. Ketika Inter tiba di sebuah laga final, itu artinya kami harus menang.
Ditanya bagaimana perasaannya tentang prospek menghadapi Haaland yang telah mencetak 52 gol, Onana menambahkan: "Sangat bagus. Ini adalah sepak bola. Dalam hidup ini saya hanya takut kepada Tuhan dan saya tidak melihatnya di atas lapangan. Manusia tetaplah manusia,” tegasnya.
Skuat asuhan Inzaghi memiliki pertahanan yang kokoh di lini belakang dan akan berusaha untuk merepotkan City melalui serangan balik.
Jika mereka mampu menahan mereka dan membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu dan adu penalti, Onana menegaskan bahwa ia siap untuk menghadapi adu penalti. "Penalti? Sangat bagus. Saya sangat baik. Bagi saya, saya tidak takut menghadapi siapa pun, tidak hanya City,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur