Manchester City menang telak 6-3 atas Manchester United di Etihad pada pertemuan pertama Liga Inggris, dibalas United dengan kemenangan 2-1 di Old Trafford pada pertemuan kedua.
Itu artinya, pertemuan ketiga malam nanti bakal menarik untuk ditunggu karena untuk memastikan siapa yang terbaik dari Kota Manchester tahun ini. Menarik, karena ini jadi bentrok perdana kedua tim untuk memperebutkan trofi juara setelah 131 tahun.
Jelang pertarungan malam nanti, striker Manchester City Erling Haaland mengatakan dirinya akan melakukan segalanya untuk membantu klub pertamanya di Inggris itu meraih treble yang bersejarah.
City diketahui telah menjuarai Premier League musim ini dan dapat menambah gelar tersebut jika mereka mengalahkan Manchester United di final Piala FA pada hari Sabtu dan Inter Milan di final Liga Champions pada 10 Juni.
Manchester United memenangkan masing-masing trofi tersebut pada tahun 1999 dan merupakan satu-satunya klub Inggris yang pernah meraih Treble. "Tidaklah nyata untuk membuat sejarah ini," kata pemain berusia 22 tahun itu Sabtu (3/6/2023) pagi ini.
Terlepas dari dominasi City di kompetisi domestik, mereka belum pernah menjuarai Liga Champions dan Haaland berharap ia bisa menjadi bagian yang hilang untuk mengamankan kesuksesan di turnamen terbesar sepak bola Eropa tersebut. "Inilah mengapa mereka membeli saya tentu saja, untuk mendapatkan ini, kami tidak perlu menyembunyikannya," kata Haaland kepada editor olahraga BBC, Dan Roan.
"Ini akan berarti segalanya. Saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk mencoba mewujudkannya. Itu adalah mimpi terbesar saya dan semoga saja mimpi itu menjadi kenyataan," paparnya.
"Namun ini juga tidak mudah. Ini adalah dua final melawan dua tim bagus yang akan melakukan semua yang mereka bisa untuk mencoba menghancurkannya. Mereka akan termotivasi, mereka akan siap dan kami harus bermain sebaik mungkin, karena jika kami bermain sebaik mungkin, kami memiliki peluang bagus untuk meraihnya," imbuh Haaland.
City menyalip Arsenal musim ini untuk meraih gelar Liga Primer ketiga secara beruntun di bawah asuhan Pep Guardiola. "Kami telah mengejar sepanjang musim sehingga ketika kami memenangkan Liga Primer, itu sangat melegakan," kata Haaland, yang mencetak 36 gol di liga utama musim ini.
"Sekarang kami memiliki dua laga final yang tersisa dan sekarang satu-satunya hal yang dapat kami fokuskan adalah dua laga final ini sebelum liburan," tegasnya.
Haaland menjalani musim pertama yang menakjubkan di sepak bola Inggris sejak bergabung dengan City dari Borussia Dortmund pada musim panas lalu.
Ia telah memecahkan rekor gol terbanyak di Premier League dalam satu musim dengan torehannya dan secara keseluruhan, ia telah mencetak 52 gol selama musim ini.
Pemain internasional Norwegia ini dinobatkan sebagai pemain terbaik pria versi Football Writers' Association (FWA) dan menjadi pemain pertama yang memenangkan penghargaan pemain terbaik dan pemain muda terbaik Premier League di musim yang sama.
Eksploitasi Haaland telah membuatnya menjadi pemain yang paling dikenal dalam permainan dan ia mengatakan caranya menghadapi ketenaran adalah dengan menerimanya. "Menyenangkan, itu berarti saya telah melakukan sesuatu yang benar," ujar Haaland.
"Kehidupan saya tentu saja berubah, saya tidak bisa hidup dengan normal lagi. Begitulah hidup saya, saya tidak bisa mengeluh. Saya mencoba untuk menikmati setiap momennya dan begitulah adanya,” sebutnya.
"Saya memiliki tinggi badan 196 cm dan memiliki rambut pirang panjang sehingga ke mana pun saya pergi, orang-orang akan melihat saya. Jadi begitulah hidup saya sekarang,” tutup Haaland.
Editor: Aspian Nur