Fiorentina unggul lebih dulu diawal pertandingan lewat gol Nicolas Gonzalez menit ke-3 laga berlangsung. Belum selesai babak pertama, Inter langsung membalikkan situasi. Dua gol dari Lautaro Martinez menit 29 dan 37 ) membawa Inter unggul hingga akhir pertandingan.
Fiorentina akan menghadapi West Ham di final Europa Conference League pada 7 Juni, sementara Inter akan menghadapi Manchester City di final Champions League pada 10 Juni.
"Kami memulai laga dengan buruk dan melakukan pendekatan yang salah, yang jarang terjadi pada kami, namun para pemain tampil bagus untuk tetap bertahan dalam permainan dan kemudian membalikkan keadaan," ujar manajer Inter, Simone Inzaghi, kepada Mediaset.
"Saya senang, karena kami memenangkan piala yang kami inginkan, untuk mengonfirmasi apa yang telah kami lakukan musim lalu. Fiorentina adalah tim berkualitas yang menyebabkan banyak masalah bagi kami," imbuhnya.
Inter menjalani musim yang sukses, mempertahankan Coppa Italia dan Italian Supercup Italia serta mencapai final Champions League bulan depan melawan Manchester City.
"Kami memiliki dua pertandingan terakhir Serie A, kemudian Istanbul dan musim yang luar biasa yang ingin kami lanjutkan," tegas Inzaghi.
Sementara Lautaro Martinez mengaku Bahagia dengan hasil ini. "Sejujurnya, saya terharu, karena selama beberapa tahun, kami telah membawa trofi untuk klub hebat ini dan kami harus terus seperti ini. Saya sangat senang," ujar Martinez.
"Saya sangat senang bisa membawa trofi ini kembali ke Milan, atau lebih tepatnya menyimpannya di sana, karena di sanalah trofi itu berada tahun lalu," imbuh bomber timnas Argentina itu.
Manajer Fiorentina Vincenzo Italiano ingin timnya belajar dari kesalahan mereka dalam kekalahan di final Coppa Italia ini.
"Ini mengecewakan, tetapi kami harus mempersiapkan diri untuk menghadapi final lainnya dan dua pertandingan Serie A, jadi kami tidak bisa melepaskannya sekarang; kami harus tetap berkonsentrasi," kata Italiano.
"Kami akan berusaha menghindari kesalahan yang sama seperti yang kami lakukan malam ini, karena itu juga akan menjadi pertandingan satu kali melawan tim berkualitas, tetapi jika kami bermain dengan semangat yang sama seperti malam ini, saya pikir kami dapat kembali menimbulkan masalah bagi lawan kami," sebutnya.
Fiorentina menjadi klub pertama yang mencapai final di empat kompetisi UEFA yang berbeda, dengan kemenangan atas Basel pekan lalu di semifinal Conference League. Tim asal Italia ini mencapai final Eropa pertama mereka dalam 33 tahun terakhir.
Italiano tetap yakin bahwa kekalahan di final Coppa Italia tidak akan berdampak negatif pada moral tim. "Kami terbiasa dan akan kembali ke jalur yang benar," katanya. "Saya mengatakan kepada para pemain bahwa ketika Anda berjuang dengan hati dan keringat untuk seragam ini, Anda tidak akan pernah benar-benar kalah,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur