AS Roma berhasil mengalahkan wakil Jerman Bayer Leverkusen 1-0 di Stadion Olimpico sementara Juventus bermain imbang 1-1 dengan klub dari Spanyol Sevilla di Juventus Stadium.
Di Roma, Giallorossi meraih kemenangan lewat gol tunggal Edoardo Bove menit 63. Pemain berusia 20 tahun itu memanfaatkan bola rebound untuk mencetak gol pertamanya di Eropa.
Sejatinya semua dimulai sesuai rencana untuk Leverkusen asuhan Xabi Alonso, yang belum pernah mencapai final Eropa sejak penampilan mereka di tahun 2002 di ajang Champions League.
Tuan rumah, yang kehilangan beberapa pemain karena cedera dan dengan Paulo Dybala dan Georginio Wijnaldum yang belum sepenuhnya fit dan berada di bangku cadangan tetap tampil menekan sampai akhirnya gol Bove dibabak kedua memastikan kemenangan tuan rumah.
Roma, yang berusaha untuk memenangkan gelar Eropa secara beruntun di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho menyusul kemenangan di Europa Conference League musim lalu, akan bertandang ke Leverkusen pekan depan untuk menjalani leg kedua.
"Saya sangat senang dengan hasil ini," ujar Bove dilansir dari afp. "Sangat penting untuk memenangkan babak pertama ini dan pergi ke sana pada hari Kamis dengan keinginan yang sama. Hari ini kami menaruh intensitas yang tinggi dalam permainan kami dan kami senang. Pada awalnya mereka menyulitkan kami dan kami membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri, tetapi kemudian kami mengendalikan permainan dengan sangat baik," ujarnya lagi.
Pertandingan ini mempertemukan Mourinho dengan mantan pemainnya di Real Madrid, Xavi Alonso yang kini menjadi manajer di Leverkusen, setelah sebelumnya bermain dalam 151 pertandingan bersama manajer asal Portugal itu selama tiga musim di Real Madrid.
Sementara di Turin, Juventus nyaris dipermalukan Sevilla yang unggul sejak menit 26 babak pertama lewat gol Youssef En-Nesyri. Tujuh menit waktu tambahan di babak kedua menyelamatkan muka Bianconeri lewat gol Federico Gatti.
Sevilla memang tampil luar biasa dipertandingan ini. Berstatus juara Europa League enam kali, Ivan Rakitic dkk berhasil melepaskan 13 kali sepakan kearah gawang Juventus dengan lima kali tepat sasaran berbanding 11 kali untuk Juventus yang hanya memiliki dua kali shoot on target.
Juventus telah memenangkan kompetisi ini saat masih bernama Piala UEFA sebanyak tiga kali, terakhir pada tahun 1993. Mereka harus menang di leg kedua pekan depan di markas Sevilla, Ramon Sanchez Pijzuan, untuk mendapatkan kesempatan meraih gelar Eropa pertama sejak memenangkan Liga Champions pada tahun 1996.
Editor: Aspian Nur