Namun dua gol di menit-menit akhir dari pemain pengganti Madrid Rodrygo, secara dramatis membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu, dengan Karim Benzema melengkapi perubahan yang luar biasa bagi tim asuhan Carlo Ancelotti dengan mencetak gol penalti di menit ke-95, membuat aggregate menjadi 5-3 untuk kelolosan Los Blancos ke final.
Manajer City Josep Guardiola menegaskan jadi sebuah kesalahan besar bagi timnya kalau memikirkan melakukan balas dendam di laga nanti.
Guardiola meminta timnya untuk menggunakan pertandingan ulang ini untuk membuktikan mereka dapat mengalahkan sang juara bertahan dan pada akhirnya meraih gelar juara kompetisi antarklub terbesar di Eropa ini. "Kami di sini bukan untuk balas dendam, kami di sini untuk sebuah kesempatan," kata Guardiola dilansir dari bbc.com pagi ini. "Apa yang terjadi, sudah terjadi di masa lalu. Akan menjadi kesalahan besar untuk memikirkan hal itu. Pelajaran yang kami petik dari tahun lalu bukanlah balas dendam, melainkan belajar dari apa yang telah terjadi, meraih hasil yang baik, tampil bagus dan memberikan kesempatan untuk membuka peluang di Manchester," paparnya.
Sedikit lebih dari setahun sejak kekalahan 3-1, City kembali ke Madrid untuk menjalani leg pertama semifinal musim ini. Tim asal Spanyol - yang mengalahkan Liverpool di final tahun lalu - akan bertandang ke Manchester untuk menjalani leg kedua pada 17 Mei.
"Perbedaannya tahun ini adalah leg kedua akan berlangsung di kandang sendiri. Saya tidak yakin apakah itu merupakan keuntungan atau kerugian, tetapi saya pikir semuanya akan ditentukan di Manchester," kata Guardiola.
City mengincar treble Liga Champions, Liga Primer dan Piala FA, setelah unggul atas Arsenal di liga domestik dan telah memastikan diri untuk menghadapi Manchester United di final Wembley pada 3 Juni mendatang.
Madrid terlihat hampir pasti akan kehilangan gelar La Liga Spanyol namun mereka memiliki modal kepercayaan diri tinggi setelah memenangkan Copa del Rey akhir pekan tadi atas Osasuna 2-1, hal ini berarti mereka dapat memfokuskan diri untuk mencoba menjadi juara Eropa untuk keenam kalinya dalam 10 musim terakhir.
Gelandang City Rodri mengatakan timnya telah mengambil pelajaran dari kekalahan tahun lalu, meskipun dia bertentangan dengan manajernya dengan mengatakan para pemain memiliki "rasa lapar untuk membalas dendam". "Kami tampil brilian selama 180 menit, namun terkadang hal itu tidak cukup - Anda bisa kalah dalam lima menit," ujar pemain timnas Spanyol ini.
City masih bertumpu pada striker tajam mereka, Erling Haaland namun kehilangan bek Nathan Ake yang cedera padahal pemain 28 tahun itu baru saja kembali setelah mengalami cedera hamstring dan digantikan pada babak kedua dalam kemenangan melawan Leeds United akhir pekan tadi.
Di kubu tuan rumah, gelandang veteran Luka Modric akan kembali bermain sebagai pemain inti di Real Madrid setelah pulih sepenuhnya dari cedera. Pemain internasional Kroasia berusia 37 tahun, yang memenangkan Ballon d'Or pada tahun 2018, telah pulih lebih cepat dari yang diperkirakan dan masuk sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir dalam kemenangan di final Copa del Rey hari Sabtu (17/5) melawan Osasuna. "Dia bisa bermain tanpa masalah," tegas Carlo Ancelotti, manajer Madrid.
Secara terbuka Ancelotti mengakui mewaspadai Haaland. Diketahui upaya City untuk meraih Treble Premier League, Piala FA dan Liga Champions - yang hanya pernah diraih sekali sebelumnya dalam sepak bola Inggris, oleh Manchester United pada 1998-99 - dipelopori oleh gol-gol Erling Haaland. Striker Norwegia berusia 22 tahun, yang didatangkan dari Borussia Dortmund dengan nilai transfer 51 juta poundsterling pada musim panas lalu, telah mencetak 51 gol dari 46 pertandingan musim ini, termasuk 12 gol dari delapan pertandingan Liga Champions.
"Jelas Haaland adalah pemain yang sangat berbahaya. Dia menunjukkan kualitas yang mengesankan, terutama dalam hal mencetak gol. Dia adalah sebuah ancaman," ujar Ancelotti.
"Tapi hanya berbicara tentang Haaland berarti tidak berbicara tentang tim yang lengkap yang memainkan sepak bola yang baik, bertahan dengan baik, menyerang, yang memiliki ide. Kami tidak sedang mempersiapkan satu pertandingan untuk menghentikan Haaland, tetapi untuk menghentikan satu tim yang sepertinya tidak dapat dihentikan, tetapi saya pikir kami memiliki peluang untuk memiliki satu pertandingan yang seimbang, satu pertandingan yang dapat kami menangkan," tegasnya.
"Satu-satunya hal yang berubah adalah bahwa kami telah memenangkan Liga Champions musim lalu. Orang-orang Madrid selalu bersemangat menghadapi kompetisi itu,” sebut Ancelotti.
Perkiraan Susunan Pemain:
Real Madrid (4-3-3): Courtois; Carvajal, Rudiger, Alaba, Camavinga; Valverde, Kroos, Modric; Rodrygo, Benzema, Vinicius Junior.
Pelatih: Carlo Ancelotti.
Manchester City (3-2-4-1): Ederson; Walker, Dias, Akanji; Stones, Rodri; Bernardo Silva, De Bruyne, Gundogan, Grealish; Haaland.
Pelatih: Josep Guardiola.
Editor: Aspian Nur