"Saya minta maaf atas apa yang saya lakukan dan saya menunggu untuk melihat apa yang diputuskan klub," kata Messi dalam sebuah video yang diposting di Instagram dilansir dari bbc.com Sabtu (6/5/2023) hari ini.
"Sejujurnya saya pikir kami akan libur setelah pertandingan (melawan Lorient) seperti yang terjadi pada minggu-minggu sebelumnya. Saya telah mengatur perjalanan ke Arab Saudi ini setelah sebelumnya membatalkannya dan saat itu saya tidak bisa membatalkannya lagi,” ungkap pemain 35 tahun itu.
Messi akan meninggalkan PSG saat kontraknya berakhir pada musim panas nanti. Sebelumnya Messi juga pernah didenda oleh klub, memiliki peran sebagai duta pariwisata untuk Arab Saudi.
Manajer PSG, Christophe Galtier mengatakan dirinya tidak ada hubungannya dengan skorsing Messi, sementara ia juga mengutuk protes para fans PSG di luar rumah para pemain. "Skorsing Leo telah menambah penampilan buruk, kami tidak bisa bersembunyi di balik itu," kata Galtier. "Keputusan itu tidak ada hubungannya dengan saya. Saya diberitahu tentang keputusan itu. Saya tidak bisa mengatakan ini adalah periode yang menyenangkan."
PSG memuncaki klasemen Ligue 1 dengan lima poin dengan lima pertandingan tersisa, namun sudah tersingkir dari Liga Champions dan kalah di babak 16 besar Piala Prancis. Ada protes dari para penggemar menyusul kekalahan mereka dari Lorient.
Fans PSG juga berkumpul di luar rumah penyerang klub asal Brasil, Neymar, pada hari Rabu, meneriakkan agar dia meninggalkan klub. Pemain berusia 31 tahun itu absen karena mengalami cedera pergelangan kaki.
Tindakan para pendukung mendorong klub untuk meningkatkan keamanan di rumah Messi, Neymar, gelandang Italia Marco Verratti dan Galtier, serta di tempat latihan klub.
"Mengenai protes di depan rumah pemain, kami harus berhati-hati dengan hal itu. Kehidupan pribadi harus tetap menjadi pribadi," kata Galtier.
"Saya bisa memahami kemarahan, kekecewaan para penggemar kami. Anda bisa melakukan protes di tempat latihan atau di kantor PSG atau setelah pertandingan di Parc des Princes, tetapi saya tidak bisa menerimanya di rumah siapa pun. Ada banyak hal yang terjadi saat ini, dan itu bisa menjadi tidak terkendali dan berbahaya,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur