Bomber timnas Norwegia itu mencetak gol menit 22 via penalty, menit ke-24, injury time babak pertama menit 47 serta gol dibabak kedua menit 53 dan 57, dengan dua gol lainnya dicetak Ilkay Gundogan menit 49 dan gelandang Kevin de Bruyne menit 92. Aggregate jadi 8-1 untuk The Citizens setelah pada leg pertama Red Bulls kalah 0-1 di kandang sendiri, membuat wakil Inggris itu menggenggam satu tiket ke fase 8 Besar menyusul Bayern Munich, Chelsea, AC Milan, Inter Milan dan Benfica.
Lima gol yang dicetak Haaland membuatnya menorehkan rekor, pencetak gol tercepat dalam sejarah Liga Champions, 30 gol dalam 25 laga, melewati mantan penyerang Manchester United Ruud van Nistelrooy. Haaland juga jadi pemain termuda 22 tahun 236 hari, melewati Kylian Mbappe yaitu 22 tahun dan 352.
Haaland juga menjadi pemain ketiga yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan Liga Champions setelah Luiz Adriano dan Lionel Messi. Putra dari mantan pemain Manchester City Alf Inge Haaland itu juga memecahkan rekor gol terbanyak, 39 gol, yang dicetak dalam satu musim untuk City yang sebelumnya dipegang oleh Tommy Johnson 38 gol dan juga mencetak lima hattrick untuk City di semua kompetisi musim ini, tiga lebih banyak dari pemain lain di lima liga besar Eropa. Haaland pemain Premier League pertama yang mencetak lima hat-trick dalam satu musim sejak Harry Kane pada 2016-17.
"Kami bekerja untuk menekan, terutama di kandang kami harus berlari dan menekan," kata Haaland usai pertandingan. “Kami sangat bagus dalam menguasai bola dan harus lebih sering melakukan hal ini. Saya pikir kami dapat menggunakan [pressing] ini lebih banyak, ada lebih banyak ruang bagi para pemain di lini tengah untuk bermain,” papar Haaland usai pertandingan.
“Saya mengatakan kepadanya (Josep Guardiola, pelatih City) saya ingin sekali mencetak hattrick. Kekuatan utama saya adalah mencetak gol. Saya hanya mencoba untuk memasukkan bola ke dalam gawang. Sebagian besar dari itu adalah kecepatan dalam pikiran dan mencoba untuk menempatkannya di tempat yang tidak terjangkau oleh penjaga gawang” jelas Haaland lagi.
Sementara Guardiola berharap naluri pembunuh Haaland dapat membantu City untuk mengangkat trofi yang telah mereka idam-idamkan selama bertahun-tahun.
"Itu lima dalam 60 menit, jika dia bermain 90 menit, saya tidak tahu!" kata Guardiola.
“Dia pemain yang luar biasa dengan talenta, kekuatan dan mentalitas yang luar biasa. Dia adalah seorang pemenang beruntun. Memiliki senjata seperti Erling dalam kompetisi ini adalah penting. Masalahnya adalah setiap kali dia tidak mencetak dua atau tiga gol, dia akan dikritik. Mood-nya adalah hadiah bagi kami semua, seorang pesaing yang hebat. Dia mencetak lima gol, melakukan 30-35 kontak bola, itulah yang kami lihat,” ucap Guardiola.
Editor: Aspian Nur