Apakah Lionel Messi adalah pemain sepak bola terhebat sepanjang masa? Perdebatan ini akan berlangsung selamanya karena tidak akan pernah ada jawaban yang pasti.
Beberapa orang terutama penggemar sepak bola yang lebih muda berpikir demikian, sementara yang lain akan menunjuk Pelé dan Diego Maradona, terutama karena mereka berhasil membawa negara masin-masing juara Piala Dunia. Itulah sebabnya, bagi banyak orang, Messi perlu memenangkan Piala Dunia untuk bergabung dengan Pelé dan Maradona dalam jajaran pemain terhebat yang pernah ada, bahkan jika memutuskan siapa yang No. 1, 2, dan 3 tergantung pada pilihan individu.
Publik Argentina masih akan terpecah antara Maradona dan Messi. Dan ada kesamaan yang mencolok di antara mereka karena Messi memperlihatkan kecemerlangan tanpa henti dan semangat juang yang ditunjukkan oleh Maradona ketika memimpin tim ke gelar pada tahun 1986.
Messi sedang menuju ke final Piala Dunia keduanya, setelah kalah tahun 2014 dari Jerman.
Beralih ke Mbappe, pemain itu memang belum memenangkan gelar juara tertinggi di level klub, Liga Champions, tetapi dia selangkah lagi jadi pemain yang bisa back to back juara Piala Dunia pada usia 23 tahun.
Mbappe bisa meniru pencapaian Pelé dalam memenangkan dua Piala Dunia pertamanya dan lebih dari itu, bisa jadi bintang. Mbappé adalah superstar terbaru sepak bola, memimpin gelombang baru setelah 15 tahun dominasi Messi dan Cristiano Ronaldo. Ini akan dianggap sebagai momen penyerahan tongkat estafet yang nyata jika Mbappé memenangkan Piala Dunia dengan mengorbankan Messi yang berusia 35 tahun.
Baik Argentina maupun Prancis pastinya sama-sama ingin memenangkan Piala Dunia untuk ketiga kalinya. Ini akan membuat tim pemenang berada di posisi keempat dalam daftar sepanjang masa, dibelakang Brasil (lima), Jerman dan Italia (empat). Tiga gelar Jerman dimenangkan oleh Jerman Barat (1954, 1974 dan 1990).
Kemenangan bagi Prancis akan mengukuhkan statusnya sebagai tim nasional yang dominan di generasi ini, dengan gelar sebelumnya datang pada tahun 1998 dan 2018. Argentina memenangkan gelar pada tahun 1978 dan 1986. Kedua negara tersebut memenangkan gelar Piala Dunia pertama mereka ketika menjadi tuan rumah turnamen.
Khusus bagi pelatih Prancis Didier Deschamps, dirinya telah memenangkan Piala Dunia sebagai pemain (1998) dan pelatih (2018), seperti Mario Zagallo dari Brasil dan Franz Beckenbauer dari Jerman.
Baik Zagallo maupun Beckenbauer tidak memenangkannya dua kali sebagai pelatih, meskipun Zagallo memang mencapai prestasi itu dua kali sebagai pemain untuk menjadikannya juara tiga kali dalam kariernya.
Sejarah pun menanti Deschamps, yang merupakan seorang gelandang rajin dan mendapat julukan "The Water Carrier" alias pengangkut air oleh pemain Prancis, Eric Cantona, karena kemampuannya untuk menahan serangan dari lawan dan kemudian mengoper bola dengan mudah ke pemain disekitarnya.
Di Rusia empat tahun lalu, Prancis rata-rata memiliki 48 persen penguasaan bola dalam pertandingan dan rata-rata enam tembakan ke gawang per pertandingan - terendah kedua di turnamen.
Di Qatar, Prancis dimana mereka dirugikan oleh cedera pemain kunci, mungkin bukan tim terbaik tetapi yang paling efisien. "Saya bukan orang yang paling penting," kata Deschamps. "Ini adalah tim Prancis," tegasnya dikutip dari apnews.com Sabtu (17/12/2022) hari ini.
Sementara di sisi lain, empat pemain berada dalam persaingan realistis untuk memenangkan Golden Boot alias Sepatu Emas, penghargaan yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak di Piala Dunia.
Tentu saja, Messi dan Mbappé ada di antara mereka dengan lima gol sejauh ini, satu gol lebih banyak dari striker Argentina, Julián Álvarez dan penyerang tengah Prancis, Olivier Giroud.
Menurut peraturan turnamen, jika dua atau lebih pemain memiliki jumlah gol yang sama dan telah memainkan jumlah pertandingan yang sama, pemain dengan assist terbanyak akan mendapatkan hadiah.
Kelompok studi teknis FIFA akan memutuskan apa yang dianggap sebagai assist. Dari empat pemain yang bersaing, Messi saat ini memimpin dengan tiga assist, satu lebih banyak dari Mbappé. Tidak ada pemain yang mencetak lebih dari enam gol di Piala Dunia sejak striker Brasil Ronaldo memiliki delapan gol pada tahun 2002.
Editor: Aspian Nur