Kemenangan 2-1 Jepang atas Spanyol dalam pertandingan grup lainnya membuat Der Panser harus pulang lebih cepat ke negara mereka.
"Saya baru saja berada di ruang ganti dan seperti yang bisa Anda bayangkan, kekecewaannya sangat besar," kata pelatih Jerman Hansi Flick usai laga dilansir dari apnews.com pagi ini.
Jerman, yang kalah dari Jepang pada pertandingan pembukaannya di Qatar, membutuhkan bantuan dari pertandingan lainnya agar bisa melaju dengan kemenangan di Stadion Al Bayt, tetapi segalanya tidak berjalan sesuai keinginannya. Jika Spanyol berhasil mengalahkan Jepang, Jerman akan menempati posisi kedua dalam grup.
Semuanya dimulai dengan baik dengan Serge Gnabry membawa Jerman unggul atas Kosta Rika melalui sundulan di menit ke-10 dan Spanyol unggul lebih dulu atas Jepang di Khalifa International Stadium, Doha lewat gol Alvaro Morata.
Namun pertandingan yang digelar bersamaan itu berbalik arah di babak kedua. Pemain Kosta Rika Yeltsin Tejeda menyamakan skor pada menit ke-58 digandakan Juan Vargas kembali mencetak gol pada menit ke-70, membuat Kosta Rika unggul 2-1 dan membuka peluang mereka lolos menyingkirkan Spanyol.
Namun pemain pengganti Jerman, Kai Havertz, membuat skor menjadi 2-2 tiga menit kemudian dan kemudian mengembalikan keunggulan Jerman pada menit ke-85. Pemain pengganti lainnya, Niclas Füllkrug, menambahkan gol keempat. Jerman membutuhkan lima gol lagi untuk menyamai jumlah gol Spanyol namun itu tak berhasil dilakukan.
Jepang finis di puncak Grup E dengan enam poin, dua lebih banyak dari Spanyol dan Jerman. Spanyol melaju karena selisih golnya yang lebih baik, terutama dengan kemenangan besar 7-0 dari Kosta Rika. Tim Matador kalah setelah Ritsu Doan mencetak gol penyeimbang 1-1 menit 48 akhirnya Ao Tanaka hanya berselang tiga menit mencetak gol kedua Tim Samurai untuk memastikan kemenangan 2-1 dan lolos sebagai pemuncak Grup E dengan 6 poin sementara Spanyol 4 angka di bawahnya.
Spanyol akan menghadapi Maroko di babak 16 Besar sementara Jepang menghadapi Kroasia.
Jepang, yang kalah dari Kosta Rika di pertandingan kedua, disingkirkan oleh Belgia di babak 16 besar empat tahun lalu di Rusia. Jepang belum pernah melewati babak 16 besar di Piala Dunia.
Dengan finis di urutan kedua grup, Spanyol bisa terhindar dari menghadapi Brasil di perempat final dan Argentina di semifinal.
Bagi Jepang ini, ini hasil luar biasa karena kemenangan mereka dapatkan di stadion yang sama seperti saat mengalahkan Jerman juga dengan skor 2-1.
"Untuk Asia dan Jepang, kemenangan kami atas Spanyol dan Jerman, dua tim teratas di dunia, adalah sesuatu yang memberi kami kepercayaan diri yang besar dan kami sangat senang," kata pelatih Jepang Hajime Moriyasu. "Tentu saja, ada banyak hal yang masih harus kami pelajari, tetapi Asia bisa menang di pentas dunia, Jepang bisa menang di pentas dunia,” tegasnya.
Terkait golnya yang dianggap kontroversial karena bola sudah melewati garis lapangan alias keluar, Tanaka berujar. "Dari sudut pandang saya, saya pikir bola jelas setengah keluar, tetapi lebih dari itu saya tidak bisa melihat karena kecepatannya," kata Tanaka. "Saya berkonsentrasi dalam mencetak gol. Selalu ada kemungkinan bahwa bola itu keluar, tapi pada akhirnya itu adalah gol, jadi itu bagus," sebutnya.
Pelatih Spanyol Luis Enrique mengatakan dia tidak tahu pada satu titik Kosta Rika sempat menang 2-1 dari Jerman sebelum akhirnya kalah 2-4. "Jika saya tahu soal itu, saya bisa saja terkena serangan jantung," katanya.
"Kami benar-benar kehilangan kendali selama lima menit itu. Kami panik," kata Luis Enrique. "Jika mereka harus mencetak lebih banyak gol, mereka akan mampu melakukannya. Mereka melewati kami seperti pesawat terbang," ungkapnya.
Khusus untuk Alvaro Morata, dia menjadi pemain Spanyol pertama yang mencetak gol dalam tiga pertandingan pertama tim di Piala Dunia sejak Telmo Zarra pada 1950.
"Tidak ada yang perlu dirayakan," kata Luis Enrique. "Saya tidak senang. Kami ingin finis di tempat pertama dengan kemenangan."
Sang pelatih mengatakan dia terkejut bahwa gol kedua oleh Jepang dikonfirmasi oleh VAR. Dia mengatakan dia ditunjukkan foto bola di luar batas. "Foto yang mereka tunjukkan kepada saya pasti telah diubah dan itulah satu-satunya penjelasan," ucapnya.
Editor: Aspian Nur