Tiga puluh dua tim, 64 pertandingan, 29 hari, inilah Piala Dunia pertama yang berlangsung di Timur Tengah dan menghentikan kompetisi selama satu bulan di seluruh negara demi focus menunggu siapa yang bakal jadi kampiun ajang ini.
Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat pertandingan berlangsung di negara terkecil yang pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia itu, dimana beberapa fans akan menginap di hotel terapung demi memberikan dukungan kepada negara mereka.
TIM UNGGULAN
Dalam daftar tim-tim unggulan calon juara ajang ini, Brasil yang berada di peringkat nomor satu FIFA sedang menunggu gelar Piala Dunia pertama mereka setelah tahun 2002 silam. Belgia yang ada di posisi kedua ranking FIFA sudah tak lagi berjuluk Generasi Emas karena tinggal menyisakan Kevin De Bruyne dengan kebugaran Romelu Lukaku diragukan, sementara Argentina di posisi ketiga FIFA yang tidak pernah meraih gelar juara ajang ini sejak zaman Diego Maradona bakal berjuang demi sang legenda yang meninggal dunia November 2020 lalu. Performa mereka meningkat dibawah pelatih Lionel Scaloni, dengan Lionel Messi masih menjadi andalan dimana Tim Tango sudah melewati 35 pertandingan tak terkalahkan.
Perancis, sang juara bertahan Piala Dunia 2018, masih menjadi negara dengan skuad paling dalam, meski ada beberapa pemain yang cedera seperti Paul Pogba dan N'Golo Kante. Tapi da Kylian Mbappé dan Karim Benzema, saat ini ada di urutan keempat FIFA. Hanya saja yang perlu diingat, tidak ada negara yang bisa mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya tahun 1962 silam.
Tim nasional Inggris diperingkat kelima FIFA yang performanya sedang buruk, tanpa kemenangan dalam enam pertandingan, tetap memiliki rekam jejak yang kuat di turnamen besa, semi finalis Piala Dunia 2018 dan finalis Piala Eropa 2021.
BINTANG BESAR
Lionel Messi, kapten tim nasional Argentina, pemain terbaik dunia tujuh kali, tahun ini mungkin jadi penampilan terakhir pemain 35 tahun itu yang tentu saja diharapkan bisa meriah gelar juara sebelum menutup karirnya bersama La Albiceleste. Saat ini Messi dalam performa terbaik bersama klub asal Perancis Paris Saint-Germain.
Cristiano Ronaldo yang bersama Portugal sudah pernah juara Eropa dan jadi pencetak gol terbanyak dalam sepak bola internasional negaranya belum pernah bermain di final Piala Dunia, apalagi memenangkannya, sehingga aksinya di Qatar bisa jadi yang terakhir, sama seperti Messi. Saat ini Ronaldo sudah berusia 37 tahun dan bukan lagi pilihan pertama di Manchester United, itu artinya dia harus memanfaatkan momen ini sebaik mungkin.
Kylian Mbappé, striker Perancis berusia 19 tahun, bisa menandingi Pelé yang hebat dari Brasil dan bukan tidak mungkin bisa jadi juara di dua Piala Dunia pertamanya.
Kevin De Bruyne, Belgia, dianggap sebagai gelandang terbaik dunia, aksinya dengan umpan silang adalah satu pemandangan terbaik dalam sepakbola. Belgia akan bersyukur dia tiba di Qatar dengan sehat.
Neymar, penyerang Brasil, dibayangi oleh Mbappé dan Messi di Paris Saint-Germain tapi masih menjadi pemain utama Brasil. Menarik untuk menunggu trik dan aksinya di Qatar nanti.
SKEMA PERTANDINGAN
Pecinta sepakbola dunia bersiaplah untuk pesta lapangan hijau. Ada delapan grup yang terdiri dari empat tim, dengan dua teratas maju ke babak sistem gugur yang terdiri dari 16 tim.
Akan ada empat pertandingan berturut-turut per hari di fase grup, kemudian kickoff simultan atau bersamaan untuk dua pertandingan terakhir di setiap grup.
Tidak akan ada jeda untuk fase knock out alias sistem gugur yang dimulai sehari setelah babak penyisihan grup berakhir. Hari pertama tanpa sepakbola alias jeda hanya di tanggal 7 Desember, hari ke-17 kompetisi ini digelar.
LAGA MENARIK
Tanpa mengenyampingkan pertandingan lain, ada beberapa laga yang layak ditunggu, yang pertama tentu saja partai pembuka Qatar menghadapi Ekuador hari Minggu malam. Pertandingan pertama turnamen dan selalu menjadi tanggal untuk disimpan di kalender.
Bentrok Argentina kontra Meksiko tanggal 26 November bisa jadi persaingan kontinental pertama di babak penyisihan grup, dengan Messi berpotensi mengunci posisinya meloloskan Argentina ke babak 16 besar.
Spanyol sua Jerman tanggal 27 November, pastinya tidak ada pertandingan penyisihan grup yang lebih besar dari laga ini di Piala Dunia. Dua negara berstatus juara, dua raksasa sepakbola Eropa dan Amerika Latin juga dunia.
Partai Iran menghadapi Amerika Serikat tanggal 29 November diberi label sebagai Ibu dari Semua Permainan Bagian II. Sama seperti di Piala Dunia 1998, kedua negara akan bertemu di babak penyisihan grup dalam pertarungan bernuansa politik. Hubungan diplomatik belum dipulihkan antara kedua negara sejak terputus pada tahun 1980.
Ghana menghadapi Uruguay tanggal 2 Desember. Ada yang ingat malam tanggal 2 Juli 2010? Pada menit terakhir perpanjangan waktu dalam pertandingan perempat final Piala Dunia antara Uruguay dan Ghana, Luis Suarez dengan sengaja menghentikan bola dengan tangannya di garis gawang, kena kartu merah, dikeluarkan dari lapangan, namun Ghana gagal mengeksekusi penalti dan kalah dalam adu penalti sementara Suarez merayakannya di tepi lapangan. Balas dendam akan manis untuk Ghana.
PEMAIN CEDERA
Cedera telah memukul beberapa pemain terbaik dunia jelang turnamen sehingga tak bisa berlaga. Di antara mereka yang pasti “hilang” adalah gelandang Perancis Paul Pogba dan N'Golo Kante, penyerang Jerman Timo Werner dan bek Inggris Reece James.
Secara lengkap, beberapa pemain yang cedera yaitu Romelu Lukaku, penyerang Korea Selatan Son Heung-min , penyerang Senegal Sadio Mane dan penyerang Argentina Paulo Dybala.
Editor: Aspian Nur