Tambahan tiga poin membuat United nangkring diposisi kelima klasemen dengan 19 angka sementara Spurs tertahan diurutan ketiga dengan 23 poin.
Kemenangan United diwarnai aksi tak terpuji Cristiano Ronaldo. Menit 89, menyadari dirinya tak ada kesempatan untuk dimainkan, Ronaldo yang dibangku cadangkan melangkah pergi masuk ruang ganti saat laga belum berakhir.
Tak pelak aksi Ronaldo mendapat tanggapan negative dari fans United terlebih tim kesayangan mereka tampil impresif tanpa mega bintang asal Portugal itu menghadapi Tottenham yang sejatinya melewati awal terbaik mereka sejak 1963- 64 musim ini.
Ten Hag berusaha menghindari kontroversi ketika ditanyai tentang insiden itu setelah pertandingan, tetapi itu menempatkan tanda tanya baru atas masa depan pemain internasional Portugal itu.
"Saya tidak memperhatikan," kata pelatih asal Belanda itu. "Kami akan membahasnya besok. Saya ingin tetap fokus pada tim ini. Itu adalah penampilan luar biasa dari 11 pemain,” tegasnya.
Aksi Ronaldo meninggalkan lapangan saat pertandingan United masih berlangsung merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya Ronaldo meninggalkan pertandingan pramusim di laga persahabatan melawan Rayo Vallecano saat turun minum dua bulan lalu.
Ten Hag menggambarkannya sebagai tidak dapat diterima tetapi kemudian mengklarifikasi bahwa komentarnya tidak semata-mata ditujukan pada Ronaldo yang berusia 37 tahun. Ronaldo telah berjuang untuk membangun dirinya di bawah Ten Hag musim ini dan hanya mencetak dua gol dalam 12 penampilan.
Ada pertanyaan tentang kemampuannya untuk menyesuaikan diri dengan sistem tekanan tinggi manajer barunya dan tempatnya di bangku cadangan pada laga dini hari tadi tampaknya menjadi bukti lebih lanjut dari keraguan Ten Hag, dengan Marcus Rashford mulai sebagai penyerang tengah.
“Melawan Tottenham kami membutuhkan tekanan yang bagus,” katanya. "Kami membutuhkan counter-press yang bagus karena dari sana bisa menciptakan peluang. Kami membutuhkan pemain-pemain menekan yang bagus, karena itulah saya menempatkan Marcus,” ungkapnya.
Sementara pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte mengatakan timnya kesulitan di laga melawan United. “Kami harus jujur, United pantas menang,” kata Conte. “Mereka memulai pertandingan dengan sangat baik sementara kami tidak memulai pertandingan. Itu sangat sulit, karena kami membuat banyak kesalahan sederhana,” ujar Conte.
Di laga lain, Liverpool mengulang kemenangan atas Manchester City dengan skor identic 1-0 saat menjamu West Ham United di Anfield.
Darwin Nunez jadi penentu kemenangan timnya lewat sundulan menit 22. Manajer Liverpool Jurgen Klopp terlihat lebih santai dibanding saat mendampingi timnya menghadapi City yang membuatnya saat ini terancam sanksi FA karena protes berlebihan.
Kiper Liverpool Alisson menyelamatkan penalti dari Jarrod Bowen di penghujung babak pertama dan dengan kakinya dari Tomas Soucek di akhir babak kedua membuat tuan rumah terhindar dari kekalahan.
Gol Nunez adalah gol yang indah dan gol pertamanya di Anfield. Tiga pemain terbaik Liverpool malam itu adalah Roberto Firmino, Jordan Henderson dan Thiago Alcantara.
Klopp yakin Darwin Nunez sekarang mendukung potensinya. “'Itu (golnya) penting. Dia sudah mencetak gol di Anfield sekarang. Dia datang 100 persen," kata Klopp, yang membutuhkan kontribusi Nunez lebih dari sebelumnya setelah kehilangan penyerang Luis Diaz dan Diogo Jota karena cedera jangka panjang.
Mengenai penyelamatan kiper Alisson Becker, Klopp pun memberikan apresiasi. "Saya pikir babak pertama sangat bagus, dengan akhir yang buruk bagi kami dengan penalti tetapi kemudian dengan akhir yang baik karena Ali bisa menyelamatkan penalti," tambah Klopp. “Ini adalah periode yang sangat penting dan sulit bagi semua tim sehingga kami harus mengumpulkan hasil dan sekarang dalam waktu tiga hari pertarungan berikutnya (laga tandang menghadapi Nottingham Forest) sudah menunggu,” pungkas Klopp.
Tetangga United, Manchester City, gagal menghadapi Arsenal di Emirates Stadium karena pertandingan ditunda dimana The Gunners harus menghadapi PSV Eindhoven di Europa League dini hari besok yang sempat tertunda untuk menghormati wafatnya Ratu Elizabeth II.
Editor: Aspian Nur