Portugal sejatinya mendominasi pertandingan tetapi Spanyol tim tamu mampu meredam sampai akhirnya menit ke-88 Morata mencetak gol untuk membungkam public tuan rumah setelah bola panjang ke dalam kotak penalty dari Dani Carvajal disundul Morata ke gawang Portugal yang dikawal Nico Williams.
Manajer Spanyol Luis Enrique membuat kejutan dengan tujuh perubahan pada susunan pemainnya, meninggalkan pemain Barcelona Sergio Busquets, Gavi, Pedri dan Jordi Alba di bangku cadangan. "Menyenangkan bisa kembali ke Final Four," kata Luis Enrique. "Kemenangan adalah penangkal terbaik untuk setiap depresi atau kesedihan," ungkapnya.
Spanyol tidak mampu menang di Portugal dalam hampir dua dekade, sejak pertandingan persahabatan pada tahun 2003. Itu kemenangan tandang kompetitif pertama melawan Portugal sejak kualifikasi Piala Dunia 2-1 pada tahun 1934. Negara bertetangga di Semenanjung Iberia itu bermain imbang dalam empat pertandingan terakhir mereka termasuk pertandingan persahabatan. Kemenangan terakhir Spanyol melawan Portugal terjadi dalam adu penalti di semifinal Piala Eropa 2012.
Spanyol finis dengan 11 poin dari enam pertandingan, satu poin di atas peringkat kedua Portugal yang sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan satu tempat di semifinal.
"Ini adalah pertandingan yang sulit tetapi saya tetap dengan sikap tim. Kami telah melakukan upaya besar," kata Morata kepada wartawan dilansir dari laman Dailymail.co.uk pagi ini. “Jika kami tersingkir, asa kami terkubur, tapi setiap kali Spanyol tampil di pertandingan besar, kami melakukannya dengan baik," tegas bomber Atletico Madrid ini.
Kekalahan ini pukulan pahit bagi bintang Portugal Cristiano Ronaldo yang menciptakan beberapa peluang, memegang kendali penuh selama sebagian besar pertandingan dan tampak begitu dekat untuk mengamankan tempat di final.
Manajer Portugal Fernando Santos mengatakan kekalahan itu tidak mengubah kepercayaan diri dan persiapan timnya untuk Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana ia yakin Portugal masih menjadi favorit juara. Mereka akan menghadapi Ghana, Uruguay, dan Korea Selatan di Grup H. “Kami benar-benar terorganisir dengan baik di babak pertama. Mereka memiliki penguasaan bola tetapi tidak menciptakan apa pun dengan itu. Namun kami kehilangan intensitas setelah menit ke-60,” kata Santos dalam konferensi pers. "Spanyol mulai menekan dan datang dari benar-benar tidak memiliki peluang untuk berakhir mencetak gol. Di menit-menit terakhir mereka mengubah naskah, itu terbukti," sebutnya.
Dengan hasil ini sudah ada empat negara yang bakal bentrok di semi final tahun depan. Dari Grup A1, Kroasia lolos ke semifinal dengan status juara grup. Luka Modric dkk mengumpulkan 13 poin dari 12 laga, unggul satu angka dari Denmark di bawahnya.
Spanyol lolos dari Grup A2 berhak atas satu tiket ke semifinal. Di Grup A3 ada Italia yang lolos ke babak berikutnya. Gli Azzurri mengalahkan Hungaria 2-0 pada matchday terakhir dan keluar sebagai juara grup dengan 11 poin.
Nasib apes dialami Inggris yang finis di posisi buncit Grup A3. Harry Maguire cs pun turun kasta ke Liga B pada UEFA Nations League musim depan.
Belanda juga merebut tiket ke empat besar. De Oranje merajai Grup A4 dengan 16 poin, unggul enam angka dari Belgia di posisi kedua.
Semifinal UEFA Nations League dijadwalkan berlangsung 14 dan 15 Juni tahun 2023 mendatang sementara final berlangsung 18 Juni.
Editor: Aspian Nur