Pemain timnas Gabon itu digadang segera angkat kaki dari tim yang ditangani pelatih Xavi Hernandez dan tawaran sudah datang kepada Auba, dari klub Manchester United.
Diketahui Erik ten Hag sangat membutuhkan pemain baru setelah awal buruk United musim ini dan telah mengidentifikasi Aubameyang sebagai target utama di lini depan.
Pelatih asal Belanda itu dikabarkan Dailymail.co.uk Kamis (18/8/2022) hari ini sudah mengadakan pembicaraan dengan Barcelona dan pemain berusia 33 tahun itu yang baru pindah ke Nou Camp dengan status bebas transfer pada Februari 2022 lalu.
Hanya saja diketahui kalau pun Barca menyetujui penjualan maka Aubameyang ingin pindah ke Chelsea daripada ke United.
Ketertarikan mengejutkan The Blues pada mantan striker Arsenal itu muncul awal bulan ini saat mereka mencari pemain bernomor sembilan baru.
Diketahui pelatih Chelsea Thomas Tuchel mengenal Aubameyang sejak mereka bersama di Borussia Dortmund, tetapi Barcelona telah memberi tahu Chelsea mereka harus membayar £21 juta, setara denganRp373.677 miliar lebih, kalau ingin mendapatkan pemain mereka tersebut.
Sementara Aubameyang sendiri sejatinya tidak secara aktif mengejar keinginan untuk keluar dari Nou Camp setelah menemukan kembali hobinya mencetak golnya ke gawang lawan saat bermain di LaLiga,.
Kontrak Auba di Arsenal diakhiri dengan persetujuan bersama pada bulan Februari setelah dia dicopot dari jabatan kapten di Stadion Emirates, tetapi dia kemudian mencetak 13 gol di paruh kedua musim untuk Barcelona.
Meskipun demikian, pihak Catalan mungkin mencoba menjualnya karena mereka berusaha untuk mendapatkan kembali dana setelah belanja musim panas mereka.
Meskipun mengalami krisis keuangan yang hebat yang membuat mereka memiliki hutang lebih dari £1 miliar, Barca nyatanya tetap mampu membeli pemain seperti Robert Lewandowski, Raphinha dan Jules Kounde.
Selain Memphis Depay, Barcelona sendiri sudah ditinggalkan Frenkie de Jong dan bukan tak mungkin Aubameyang jadi pemain selanjutnya yang pergi untuk reuni dengan mantan pelatihnya di Borussi Dortmund tersebut.
Editor: Aspian Nur