FIFA memajukan hari pembukaan yang membuat Piala Dunia 2022 di Qatar akan berlangsung selama 29 hari dari 28 hari agenda awal yang disepakati 101 hari lalu yang diputuskan bersama FIFA dan anggotanya setelah sebelumnya tujuh tahun lalu turnamen ini dipindah dari kebiasaan awal digelar Juni-Juli ke November demi menghindari panasnya gurun yang membakar di pertengahan musim panas tersebut.
Perubahaan jadwal pertandingan pembuka sudah ditandatangani Presiden FIFA Gianni Infantino bersama presiden dari enam badan sepakbola kontinental dan FIFA mengatakan pemungutan suara itu sudah bulat. Rencana itu terungkap dua hari lalu setelah penjualan tiket kepada penggemar di seluruh dunia sejak tahun lalu sudah beredar.
"FIFA berusaha untuk mengatasi masalah apa pun yang timbul dari perubahan ini berdasarkan kasus per kasus," kata mereka terkait dengan fans yang sudah membeli tiket untuk pertandingan di tanggal 21 November tersebut.
Perubahan tanggal itu didukung oleh penyelenggara turnamen di emirat kecil yang kaya gas, badan sepak bola Amerika Selatan CONMEBOL dan federasi sepak bola nasional kedua tim.
Qatar akan melakukan debut di Piala Dunia menghadapi Ekuador jam tujuh malam waktu setempat pada tanggal 20 November setelah upacara pembukaan di lapangan di Stadion Al Bayt yang berkapasitas 60 ribu orang. Dengan perubahan ini maka pertandingan antara Belanda melawan Senegal dipindah ke hari Senin, 21 November.
“Keputusan tersebut mengikuti penilaian persaingan dan implikasi operasional, serta proses konsultasi menyeluruh dan kesepakatan dengan pemangku kepentingan utama dan negara tuan rumah,” ujar FIFA dilansir dari laman Dailymail.co.uk Jumat (12/8/2022) hari ini.
“Pemegang tiket akan diberi tahu melalui email kalau pertandingan yang relevan telah dijadwal ulang dan tiket mereka akan tetap berlaku terlepas dari tanggal dan waktu yang baru," imbuh mereka.
Editor: Aspian Nur