Dua gol kemenangan Si Putih dicetak David Alaba menit 37 babak pertama dan bomber Karim Benzema babak kedua menit 65.
Ini merupakan trofi kelima Madrid dari ajang yang sama setelah sebelumnya merengkuh gelar juara tahun 2002, 2014, 2016, 2017dan 2022. Catatan mentereng ini setara dengan Barcelona dan klub asal Italia AC Milan sebagai pemilik gelar Piala Super Eropa terbanyak. Madrid juga meneruskan dominasi tim-tim Spanyol di kompetisi ini yang sudah meraih gelar sebanyak 16 kali,
Sementara bagi sang pelatih Carlo Ancelotti, rekor juga dicatat pria Italia itu karena menjadi pelatih pertama yang mengangkat trofi empat kali. "Eintracht bermain sangat tertutup dan kami kesulitan menemukan ritme, tetapi kami melakukannya dengan baik saat itu," kata Ancelotti.
“Sulit di awal musim untuk berada dalam performa terbaik, tetapi kami sekarang telah menang untuk memulainya,” imbuh Don Carlo.
Pada pertandingan ini Ancelotti memasukkan 11 pemain inti yang sama saat mereka tampil di final Liga Champions Paris Mei 2022 lalu dan berhasil jadi juara.
Ancelotti memuji kapten Madrid Karim Benzema yang tampil impresif. "Dia pemain yang sangat penting, pemimpin tim, kami juara karena sebagian besar kemampuannya, dia mencetak banyak gol, dia menyelesaikan musim dengan baik, dia mencetak gol hari ini dan sekarang dia akan meraih penghargaan Ballon d'Or," tegas Ancelotti.
Gelar juara ini menjadi pembuka yang manis untuk Madrid menyambut musim 2022/2023. Mereka akan mengejar empat titel lainnya (Piala Super Spanyol, LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions) sementara Piala Dunia Antarklub masih menunggu kepastian FIFA terkait perubahan format.
Eintracht Frankfurt yang berstatus sebagai jawara Europa League bermain tanpa playmaker Filip Kostic yang hampir pindah ke Juventus namun lebih disiplin daripada saat mereka kalah 6-1 dari Bayern Munich pekan lalu di pembuka musim Bundesliga.
Editor: Aspian Nur