Momen itu terjadi pada babak 16 besar Liga Champions musim 2020-21 saat Messi masih membela Barcelona menghadapi Paris Saint-Germain (PSG).
Saat bermain imbang 1-1 di Parc des Princes, Barca berharap bisa melakukan remontada alias membalikkan keadaan seperti semifinal ajang yang sama musim 2016/2017, dimana Barca kalah 0-4 di markas PSG namun berhasil comeback di Camp Nou 6-1 membuat aggregate 6-5.
Nyatanya itu tak berhasil, karena Los Cules justru dipermalukan Les Parisiens 1-4 di Camp Nou. Saat itulah Paredes berbicara dengan rekannya di PSG dan tanpa sengaja Messi mendengarnya kemudian emosi.
Segala sesuatunya memang tidak berjalan sesuai rencana bagi pemai 34 tahun itu, karena sedang diiisukan pergi dari Barca dan kekalahan dari PSG membuatnya semakin dalam tekanan sisi enam bulan sebelum pindah.
Paredes yang bermain di lini tengah PSG hari itu kepada media Caja Negra mengungkapkan bagaimana komentarnya di lapangan didengar oleh Messi, yang emosinya kemudian meledak dan membuat sang gelandang ingin meninggalkan stadion dan pulang.
"Dia marah, karena saya telah berkomentar kepada rekan satu tim saya dan dia mendengar saya. Dia menjadi sangat marah, mengacaukan saya. Itu terlihat sangat buruk karena dia ingin membunuhku yang membuatku ingin pulang saat itu," papar pemain 27 tahun itu.
Itu adalah insiden pertama mereka namun setelahnya tetap akrab saat bermain di timnas Argentina.
Paredes memastikan tidak ada permusuhan diantara mereka dan mereka terus dekat di dalam dan di luar lapangan.
“Setelah itu saya melihatnya di tim nasional dan dia bertindak seolah-olah tidak ada yang terjadi. Dia menunjukkan kepada saya seperti apa dia sebagai pribadi. Hubungan kami berlanjut seperti itu. Sekarang, ketika percakapan mengenai hal itu itu datang, kami membicarakannya sambil tertawa, padahal dia benar-benar marah pada saat itu - dia ingin membunuhku," ujar Paredes sembari tersenyum.
Saat ini Paredes dan Messi adalah dua punggawa Argentina di PSG, sementara Angel di Maria yang juga dari Argentina diambang pintu keluar klub tersebut dan satu lagi adalah Mauro Icardi yang tetap bertahan. Pelatih PSG Mauricio Pochettino diketahui juga berasal dari Argentina namun diperkirakan akan meninggalkan PSG secara resmi pekan ini.
Editor: Aspian Nur