Benda itu adalah elektroda atau penghantar listrik yang digunakan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi mental si pemain.
Dengan teknologi ini, setidaknya Jurgen Klopp sebagai pelatih sudah menang satu langkah dari pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti karena menggunakan teknologi mutakhir terbaru.
The Reds sendiri berpeluang mendapatkan tiga gelar alias treble pada musim kompetisi 2021/2022 ini dari tiga ajang berbeda kalau bisa mengalahkan Los Blancos. Mohamed Salah dkk diketahui sudah mengangkat trofi Piala FA dan Piala Liga Inggris dengan hanya trofi Liga Inggris yang lepas dari mereka setelah diraih Manchester City pekan lalu.
Jurgen Klopp tentu sangat berharap bisa mengalahkan Madrid lewat teknologi mutakhir terbaru berupa elektroda yang dikenakan anak asuhnya saat latihan.
Adalah ahli saraf dari Jerman, Dr Niklas Hausler dan mitra bisnisnya Patrick Hantschke yang menjadi penggagas digunakannya elektroda di kepala pemain Liverpool tersebut.
Seperti diungkapkan The Athletic tahun lalu, Liverpool sudah mempekerjakan pendiri perusahaan neuro11 untuk meningkatkan kemampuan pemain mereka untuk mencapai kondisi mental optimal dimana teknologi ini dirancang khusus untuk melatih otak secara langsung.
Pemain yang menggunakan teknologi ini akan diketahui apakah berada dalam kondisi mental optimal yang diperlukan untuk tampil ke level tertinggi atau tidak.
Trent Alexander-Arnold dan Kostas Tsimikas dua dari beberpa pemain yang terlihat menggunakan teknologi tersebut dalam sesi latihan Rabu (25/6/2022) kemarin.
Elektroda dipasang pada mereka untuk mengumpulkan data yang dapat digunakan untuk menyesuaikan program pelatihan secara individual.
Situs web neuro11 menggambarkan metoda latihan ini sebagai pelatihan kekuatan mental mutakhir untuk para pemain.
Neuro11 sudah bekerjasama dengan Liverpool sejak Agustus 2021 lalu setelah terlebih dahulu didekati sebelum pandemi Covid-19. Sebelumnya Klopp sudah pernah datang ke neuro11 untuk meningkatkan kemampuan pemain Liverpool dari tendangan bola mati.
Alexander-Arnold secara teratur melakukan tugas bola mati untuk The Reds, seperti halnya Tsimikas ketika dia dipanggil.
Teknologi itu tampaknya berhasil dengan baik dibuktikan dengan dua trofi yang diraih Liverpool. The Reds mencetak 15 gol dari bola mati di Liga Premier.
Klopp sepertinya sangat ingin melakukan berbagai cara demi meraih gelar juara dengan memanfaatkan layanan neuro11.
Liverpool meskipun tidak punya waktu untuk berdiam diri setelah perebutan gelar juara dengan City pekan lalu namun persiapan mental mereka berjalan dengan baik untuk pertandingan melawan raksasa Spanyol tersebut tiga hari lagi.
Editor: Aspian Nur