Sempat dikejutkan dengan dua gol tim tamu Andrea Pinamonti menit 5 dan Kristjan Asllani menit 28, Inter comeback lewat gol bunuh diri bek Empoli Simone Rogmanoli menit 40, brace Lautaro Martinez menit 45 dan 64, gol ke-19 di Liga Italia dan ke-23 di semua kompetisi, serta gol penutup Alexis Sanchez menit 90+4.
"Kami terbawa oleh keinginan kami untuk langsung mencetak gol," kata pelatih Inter Simone Inzaghi mengenai ketinggalan dua gol timnya di menit awal laga. “Kami seharusnya lebih terorganisir tanpa bola dan, sayangnya, kami membayar harga yang mahal untuk itu,” imbuhnya dilansir dari Reuters pagi ini.
"Kami melakukan 37 tembakan, yang menurut saya harus menjadi rekor. Itu adalah ujian karakter yang sesungguhnya. Sekarang kami perlu mendapatkan kembali kekuatan dan energi kami karena pertandingan besar lainnya menunggu kami tengah pekan nanti,” sebutnya.
Inter akan bertanding di final Piala Italia melawan Juventus Rabu (12/5/2022) dini hari nanti dimana calon lawan secara mengejutkan kalah di markas Genoa, tim yang terancam degradasi, dengan skor 2-1 di Stadion Luigi Ferraris.
Sempat memimpin 0-1 via gol Paulo Dybala menit 48, dua gol menit akhir lewat Albert Guðmundsson tiga menit menjelang pertandingan dan Domenico penalty Domenico Criscito menit 96 membuat asa Bianconeri tertutup jadi juara meski sudah lolos ke Liga Champions musim depan.
Mereka berada di urutan keempat dengan 69 poin dan dengan dua pertandingan tersisa, mereka tidak bisa lagi menyalip Inter Milan di puncak klasemen. Kekalahan ini jadi yang kedua Juventus dalam 22 pertandingan terakhir mereka.
"Kekalahan yang kami sesali," kata pelatih Juve Massimilliano Allegri. "Ada saat ketika Genoa berada dalam masalah, tapi kami tidak menguasai permainan," imbuhnya.
Genoa berada di peringkat 19 dengan 28 poin, hanya berjarak satu poin dari zona aman dengan dua pertandingan tersisa. Mereka selanjutnya melakukan perjalanan ke Napoli yang berada di posisi ketiga pada 15 Mei sebelum menjamu Bologna pekan depan.
Editor: Aspian Nur