Dua gol dicetak Wak Haji, julukan netizen Indonesia, untuk pemain muslim berusia 34 tahun ini yang membuatnya sudah mencetak gol ke-41 di Liga Champions musim ini pada penampilan Los Blancos ke-600.
Jumlah gol Benzema itu melampaui bomber Bayern Munchen Robert Lewandowski yang menorehkan 13 gol dan jumlah gol Benzema masih bisa bertambah karena Madrid akan memainkan leg kedua bahkan berpeluang tampil di final kalau bisa membalikkan keadaan di Santiago Bernabeu pekan depan.
Penalti chip Benzema yang nakal membuat para pakar dan penggemar sama-sama terpana. Setelah thriller tujuh gol di Etihad, Benzema mengungkapkan dia harus mengubah teknik penaltinya karena banyak dipelajari oleh penjaga gawang lawan.
“Semua penjaga gawang telah mempelajari penalti saya dan saya harus berubah. Penalti saya itu berdarah dingin,” tegas Benzema usai pertandingan dilansir dari Dailymail.co.uk Rabu (27/4/2022) hari ini.
Bahkan pelatih Madrid Carlo Ancelotti mengaku terkejut dengan Panenka Benzema tetapi memuji dia karena mentalitasnya yang kuat dengan tendangan penalti yang datang saat tim dari Spanyol itu tertinggal 4-2.
“Saya pikir dia berubah karena dua penalti terakhir tidak bagus. Dia berubah dan mencobanya saat latihan. Saya tidak tahu bagaimana dia akan melakukan eksekusi. Dia memilihnya dan berjalan dengan sangat baik. Kepribadian dan karakter yang kuat. Tidak mudah di semifinal Liga Champions untuk melakukan penalti seperti ini,” papar Ancelotti.
Panenka Wak Haji juga membuat pakar Steve McManaman dan Rio Ferdinand benar-benar terpana karena dilakukan saat Madrid berada dalam tekanan.
"Dia melewatkan dua penalty pada pertandingan terakhirnya melawan Osasuna, penjaga gawang lawan berhasil menahan tendangannya," kata McManaman.
“Dia mungkin mengira Ederson mempelajari dimana dia menempatkan bola. Dia mengambil banyak penalti. Dia sudah melewatkan empat musim ini. Alih-alih pergi ke kiri atau ke kanan, dia mungkin berpikir "Anda tahu, sekaranglah waktunya," paparnya.
“Jika dia gagal dalam penalty itu, permainan berakhir. Terlepas dari rekornya tahun ini, dia akan dikritik habis-habisan karena mengambil penalti jika gagal,” ungkap McManaman.
Sementara Rio Fedinand menambahkan “Jika itu menit terakhir (dia berpikir untuk melakukan Panenka), itu tidak masalah. Dia telah mengeksekusinya. Lihatlah dia,” sebutnya.
Madrid terpesona di babak pertama setelah kebobolan gol cepat dari Kevin De Bruyne dan Gabriel Jesus. Memang, gol pembuka De Bruyne datang dengan hanya 94 detik, membuat tim tamu goyah sebelum Jesus kemudian memanfaatkan pertahanan yang lemah untuk mencetak gol.
Sedikit mengejutkan, Benzema yang memberikan sentuhan akhir. Pemain veteran Madrid itu menyambut umpan silang Ferland Mendy ke tiang jauh untuk mencetak gol pertamanya di laga ini.
Benzema menjadi pemain pertama yang mencetak 40 gol untuk Madrid setelah Cristiano Ronaldo.
Benzema yang tetap berpuasa selama Ramadan ini sudah membobol gawang klub ternama di dunia seperti Paris-Saint Germain (PSG) tiga gol, juara bertahan ajang ini musim lalu, Chelsea, diberondong empat gol dan City dua gol.
Menarik untuk menunggu bagaimana aksi Wak Haji pada leg kedua pekan depan di Santiago Bernabeu karena tuan rumah diuntungkan dengan gol tandang yang lebih baik.
Editor: Aspian Nur